Pengaspalan Jalan di Gunung Malang: Warga Kecewa, Camat Bungkam

- Kontributor

Rabu, 18 September 2024 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 17 September 2024 – Dalam pemberitaan sebelumnya, telah disoroti masalah pengaspalan jalan lingkungan di Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pengaspalan tersebut dikritik oleh warga karena kualitasnya yang dianggap sangat tipis, bahkan diibaratkan setipis tisu. Banyak warga yang mengeluhkan kualitas aspal yang digunakan, yang dinilai tidak memenuhi standar yang diharapkan.

Keluhan warga ini tampaknya tidak mendapatkan tanggapan dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) maupun Kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, baik Pemdes maupun Kecamatan tidak memberikan respon sama sekali. Hal ini tentu saja menambah kekecewaan warga, yang merasa bahwa keluhan mereka diabaikan.

Sementara itu, Abay, selaku pelaksana proyek pengaspalan, memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon seluler.

Ia menyatakan bahwa pengaspalan telah dilakukan sesuai dengan spesifikasi volume yang dianggarkan. Abay juga menjelaskan bahwa aspal yang digunakan untuk jalan menuju kolam renang pribadi milik Kepala Desa adalah aspal sisa dari proyek utama.

“Saya sudah mengerjakan pengaspalan sesuai dengan spek volume. Jika tidak rata, itu bukan karena disengaja, melainkan karena adanya penyusutan saat pengerasan. Untuk menjaga kekurangan volume, aspal sisa saya gunakan untuk pengaspalan jalan yang menuju kolam renang milik pribadi Kepala Desa,” jelas Abay.

Namun, pernyataan Abay ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga. Bagaimana mungkin ada aspal sisa sementara volume yang direalisasikan tidak sesuai dengan volume yang tertera dalam papan informasi proyek? Warga merasa ada ketidaksesuaian antara laporan pelaksanaan proyek dengan kenyataan di lapangan.

Situasi ini menambah panjang daftar keluhan warga terhadap proyek pengaspalan di Desa Gunung Malang. Mereka berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan solusi atas masalah ini, agar kualitas infrastruktur di desa mereka dapat lebih baik dan sesuai dengan harapan.

Baca Juga  Proyek Jalan Rp7,3 Miliar di Lebak Disorot,Raksa Desak Audit Menyeluruh

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:11 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB