Integrasi Bahasa Daerah dalam Kurikulum Sekolah: Upaya Pelestarian Budaya Lokal

- Kontributor

Selasa, 30 Juli 2024 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten, 30 Juli 2024 – Kepala Kantor Bahasa Banten, Asep Juanda, menyoroti pentingnya integrasi bahasa daerah dalam kurikulum sekolah sebagai langkah strategis untuk melestarikan budaya dan identitas lokal. Dalam Dialog Budaya dan Seni Tradisional yang diselenggarakan oleh RRI, Asep Juanda menekankan bahwa pengajaran bahasa daerah di sekolah-sekolah adalah upaya krusial untuk menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya daerah.

“Revitalisasi bahasa daerah adalah sebuah tantangan besar, namun sangat diperlukan. Di beberapa negara, bahasa yang hampir punah berhasil dihidupkan kembali meskipun upayanya sangat berat,” ujar Asep Juanda. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa daerah kita juga masih bisa diselamatkan dengan usaha yang tepat.

Menurut data tahun 2019, Indonesia memiliki 718 bahasa daerah, termasuk lima bahasa daerah di Provinsi Banten: Jawa Serang, Sunda Banten, Melayu Betawi, Cina Benteng, dan Lampung Cikoneng. Asep Juanda menyebutkan bahwa upaya revitalisasi ini harus dimulai dari bahasa yang hampir punah dan beralih ke konservasi jika revitalisasi dianggap terlalu berat. “Vitalitas dan konservasi adalah langkah-langkah awal yang perlu dilakukan sebelum memasukkan bahasa tersebut ke dalam kurikulum sekolah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Asep Juanda menekankan pentingnya kerjasama antara sekolah, masyarakat, dan keluarga dalam menjaga kelestarian bahasa daerah. “Ki Hajar Dewantara menyebut bahwa pendidikan pusat ada tiga: sekolah, masyarakat, dan keluarga. Namun, seringkali kita hanya berfokus pada sekolah. Padahal, kolaborasi ketiga elemen ini sangat penting untuk keberhasilan revitalisasi bahasa daerah,” kata Asep.

Di Provinsi Banten, beberapa kabupaten dan kota seperti Serang, Pandeglang, dan Lebak sudah mulai mengajarkan bahasa daerah di sekolah. Namun, kota seperti Tangerang dan Tangerang Selatan masih belum memulainya. Asep Juanda berharap dengan adanya sosialisasi yang lebih intensif dan dukungan dari pemerintah daerah, semua sekolah di Banten bisa memasukkan bahasa daerah dalam kurikulum mereka.

Baca Juga  SDN Kedaleman Cilegon Kebanjiran, Guru dan Siswa Terpaksa Pulang

Kantor Bahasa Banten akan terus mendorong dan memfasilitasi upaya ini agar bahasa daerah tetap hidup dan berkembang di tengah globalisasi. “Pendidikan bahasa daerah tidak hanya penting untuk pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai lokal kepada generasi muda,” ujar Asep Juanda.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan bahasa daerah di Banten dapat terus hidup dan berkembang, menjadi bagian integral dari identitas dan kebanggaan masyarakat setempat.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro
Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan
Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:24 WIB

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:28 WIB

Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:57 WIB

Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB