Pj Walikota Serang Jatuhkan Sanksi Kepada 10 Lurah yang Tak Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

- Kontributor

Selasa, 4 Juni 2024 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | Pemerintah Kota (Pemkot) Serang langsung menindak lanjuti terkait pemanggilan tujuh Lurah di Kota Serang yang tidak hadir dalam pelaksanaan upacara peringati Hari Lahir Pancasila pada Sabtu, 1 Juni 2024 kemarin atas permintaan Pj Walikota Serang.

Saat dilakukan pemanggilan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang mencatat, terdapat penambahan pemanggilan dari yang awalnya 7, menjadi 10 Lurah.

Kepala BKPSDM Kota Serang Karsono mengatakan, ke sepuluh Lurah tersebut dipanggil atas ketidakhadirannya dalam pelaksanaan upacara Harlah Pancasila.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BKPSDM juga telah memberikan sanksi kepada sepuluh Lurah tersebut berupa surat teguran, hasil dari persetujuan Pj Walikota Serang.

Adapun 10 Lurah tersebut yaitu Kelurahan Panancangan, Kelurahan Tembong, Kelurahan Banjar Agung, Kelurahan Kapuren, Kelurahan Kiara, Kelurahan Sawah Luhur, Kelurahan Margaluyu, Kelurahan Banten dan Kelurahan Sayar.

“Saya dengan Pak Pj, tadi memanggil Lurah yang tidak apel waktu hari Sabtu, intinya pak Pj tadi memberikan teguran kepada Lurah yang tidak apel peringatan Hari Lahir Pancasila,” ujar Karsono, Senin 3 Juni 2024 di Puspemkot Serang.

Karsono menjelaskan, surat teguran itu berisikan sebuah teguran atas ketidakdisiplinan para Lurah, dan masuk pada sanksi atau disiplin ringan.

“Kalau teguran itu termasuk hukuman disiplin. Jadi, kalau sudah dapat teguran yaitu menjadi catatan yang tidak baik bagi PNS,” katanya.

Menurutnya, apabila para Lurah tersebut mengulangi kembali, maka pihaknya akan memberikan sanksi berikutnya berupa displin sedang.

“Nanti akan kita kasih teguran lagi dan kalau dia mengulangi lagi, nanti ditingkatkan hukuman disiplin ringan menjadi disiplin sedang,” tuturnya.

Karsono mengatakan, para Lurah tersebut tidak memberikan keterangan secara jelas terkait ketidakhadirannya dalam pelaksanaan upacara kemarin.

Baca Juga  Guru Honorer di Kabupaten Sukabumi: Insentif yang Belum Cair dan Harapan yang Terpendam

“Ya alasannya ada yang sakit, cuma setelah saya cross check ke Camat, Camat tidak tahu. Intinya Pak Pj tadi memberikan teguran kepada Lurah yang tidak apel pada hari Sabtu dalam peringatan Harlah Pancasila. Pak Pj juga mengingatkan supaya mereka nanti kalau ada kegiatan yang penting harus hadir, kalaupun tidak hadir harus ada alasan,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, ketidak hadiran 10 Lurah itu merupakan salah satu tindakan ketidak disiplinan pegawai kepada negara. Terlebih, kesepuluh Lurah tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara atau ASN.

“Pak Kaban tadi sudah membuat surat teguran, dan disampaikan juga kepada mereka itu ke depannya harus disiplin karena harus memberi contoh yang baik, sebagai ASN harus memberi contoh yang baik,” kata Yedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:11 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB