Bogor — Menanggapi beredarnya isu terkait dugaan praktik prostitusi online di media sosial, manajemen Agria Hotel memberikan klarifikasi sekaligus menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan hotel yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh tamu.
Dalam pernyataan resmi, pihak manajemen menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Manager Operasional Agria Hotel, Alfian Sayuti, memastikan bahwa manajemen tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk aktivitas ilegal di area operasional hotel.
“Informasi yang beredar tidak benar. Kami tetap berkomitmen menjaga integritas serta kenyamanan lingkungan hotel,” ujar Alfian dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai langkah preventif sekaligus bentuk penegakan aturan internal, manajemen telah menetapkan sejumlah tindakan tegas yang wajib dijalankan oleh karyawan dan petugas keamanan. Langkah tersebut meliputi pemberian teguran kepada tamu yang terindikasi melanggar aturan, pemeriksaan identitas terhadap tamu yang mencurigakan, hingga pengusiran terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam praktik prostitusi online.
Selain itu, setiap temuan pelanggaran akan dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kebijakan ini diterapkan guna menjaga citra hotel serta menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh tamu. Manajemen juga mengimbau seluruh karyawan untuk menjalankan tugas secara profesional dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan hotel.
Agria Hotel yang berlokasi di Jalan Raya Tajur No. 612, Kelurahan Muarasari, Bogor Selatan, menyatakan akan terus berupaya menjaga standar pelayanan dan keamanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Jurnalis: Miradjli RM | Editor: Redaksi









