Klarifikasi Dana PIP oleh PGRI Muncang di Al Kautsar Berlangsung Tidak Kondusif

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,journalmedianews.com | Sikap yang dinilai kurang pantas tersebut terjadi saat pembina Yayasan Al Kautsar Muncang bersikap arogan terhadap PGRI Kecamatan Muncang dan kepala Sekolah Al Kautsar yang berada di Kabupaten Lebak, Banten.

Peristiwa tersebut bermula ketika awak media bersama Lembaga Naga Harapan Bangsa melakukan konfirmasi terkait adanya dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dilakukan oleh pengelola Yayasan Al Kautsar.

Dalam kejadian tersebut, seorang pembina sekolah berinisial D, yang juga disebut sebagai anak dari pemilik Yayasan Al Kautsar, diduga bersikap arogan kepada pihak PGRI Muncang dan kepala Sekolah SMK Al Kautsar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang bersangkutan berbicara dengan nada tinggi, menggebrak kursi, memukul pintu ruang guru, serta melontarkan kata-kata kasar.

Salah satu ucapan yang terdengar di antaranya menggunakan bahasa daerah yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti, “Pergi kalian semua.”

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, hampir seluruh siswa penerima dana PIP diduga mengalami pemotongan sebesar Rp200.000. Dana PIP yang seharusnya diterima siswa sebesar Rp900.000, namun yang diterima hanya Rp700.000.

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan beberapa wali murid yang diwawancarai awak media. Para wali murid tersebut meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Salah seorang wali murid menyampaikan bahwa dana PIP dicairkan melalui bank penyalur sebesar Rp900.000. Setelah pencairan, dana tersebut dibawa kembali ke pihak Sekolah Al Kautsar.

Menurut pengakuannya, sebagian dana tersebut kemudian diminta oleh salah satu oknum pengelola yayasan atau guru sebesar Rp200.000 dengan alasan untuk membayar tunggakan atau biaya tertentu.

 

Jurnalis: Denis | Editor: Redaksi JMN |©2026

Baca Juga  Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Muncang Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
DPRD DKI Nilai Sekolah Swasta Gratis Solusi Tekan Angka Putus Sekolah
Interaksi Oknum Guru SDN 1 Citorek Sabrang dan Wartawan Disorot Karena di Anggap Rendahkan Profesi Jurnalis
Fasilitas Sekolah Dinilai Kurang Terawat, Pengelolaan Dana BOS SDN 1 Kadumalati Dipertanyakan
Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening PIP hingga 13 Maret 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:07 WIB

Dugaan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Muncang Jadi Sorotan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:30 WIB

Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:53 WIB

DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:11 WIB

DPRD DKI Nilai Sekolah Swasta Gratis Solusi Tekan Angka Putus Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:00 WIB

Interaksi Oknum Guru SDN 1 Citorek Sabrang dan Wartawan Disorot Karena di Anggap Rendahkan Profesi Jurnalis

Berita Terbaru