Keterlambatan PIP di SMPN 3 Muncang Picu Pertanyaan Wali Murid

- Kontributor

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,journalmedianews.com – Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi sejumlah siswa di SMPN 3 Muncang belum dicairkan. Keterlambatan ini diduga akibat lambatnya pengajuan dan sinkronisasi data dari sekolah asal siswa pada tingkat Sekolah Dasar (SD) ke pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Beberapa orang tua siswa mengeluhkan belum diterimanya bantuan yang sangat membantu kebutuhan pendidikan anak, seperti pembelian seragam, perlengkapan sekolah, hingga biaya penunjang belajar lainnya.

“Sudah ditunggu cukup lama, tapi belum ada kejelasan kapan cairnya. Katanya masih terkendala pengajuan dari sekolah sebelumnya,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setelah Sekian lama wali murid menunggu, Akhirnya bantuan PIP itu diberikan sama pihak sekolah SMPN3 Muncang ,Ada apa dengan Hal ini, dugaan-dugaan semakin jelas dengan adanya ganjalan yang membuat Bantuan PIP tersendat sekian lama. Tambahnya,

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan yang ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Diduga, proses administrasi dan penginputan data siswa dari SD ke SMP belum sepenuhnya rampung, sehingga berdampak pada belum terbitnya Surat Keputusan (SK) penerima maupun pencairan dana bantuan.

Sejumlah pihak berharap koordinasi antara sekolah tingkat SD dan SMP dapat segera diperbaiki, sehingga hak siswa sebagai penerima bantuan tidak terhambat oleh persoalan administratif. Masyarakat juga meminta dinas pendidikan setempat untuk melakukan evaluasi dan memastikan proses pengajuan PIP berjalan sesuai mekanisme dan tepat waktu.

Saat dikonfirmasi Via WhatsApp Kepala Sekolah SMPN3 Muncang, (SO) beliau menjawab:

“,Kum salam,Muhun dah Baru nyampe
Tadi uang saya titipkan ke Agus…Harus ada buku tabungan nya dan orangnya nggak ada di jakarta,Ya tapi nggak tahu berapa hak yg belum dibayar…. terus kesalahan ada dipihak mana SD atau SMP kan yg mencairkan itu yg punya buku tabungan/ATM nya

Baca Juga  Kabar Gembira untuk Guru: Peningkatan Gaji dan Kesejahteraan di Tahun 2025

kesalahan ada pada pihak SD karena orang tua tidak punya buku tabungan .oleh SMP dibikinkan baru bisa mengambil PIP… berarti kalau ada trebel itu dari SD karena mungkin buku tabungan/ ATM nggak dikasih ke orang tua

Dan yang bisa mengambil uang adalah orang yg pegang buku tabungan/atm
Coba bae ada wakil atau anak yg bersangkutan ke sekolah bawa buku tabungan tar diberesin

Tar kita duduk bersama dengan Kep sek SD supaya clear semua nya

Seperti Budiman kemarin saya suruh print dulu buku tabungan di BRI sehingga ketahuan berapa uang yg diambil….atau berapa kekurangan PIP yang seharusnya diterima

Ya tadi dibayar oleh Kep sek SD karena kesalahan ada di pihak SD “* Ungkapnya

 

Jurnalis: Denis | Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Muncang Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
DPRD DKI Nilai Sekolah Swasta Gratis Solusi Tekan Angka Putus Sekolah
Interaksi Oknum Guru SDN 1 Citorek Sabrang dan Wartawan Disorot Karena di Anggap Rendahkan Profesi Jurnalis
Fasilitas Sekolah Dinilai Kurang Terawat, Pengelolaan Dana BOS SDN 1 Kadumalati Dipertanyakan
Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening PIP hingga 13 Maret 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:07 WIB

Dugaan Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Muncang Jadi Sorotan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:30 WIB

Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:53 WIB

DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:11 WIB

DPRD DKI Nilai Sekolah Swasta Gratis Solusi Tekan Angka Putus Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:00 WIB

Interaksi Oknum Guru SDN 1 Citorek Sabrang dan Wartawan Disorot Karena di Anggap Rendahkan Profesi Jurnalis

Berita Terbaru