Serang – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus diperkuat melalui peran aktif sekolah. Sekolah dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk ketahanan diri siswa sejak usia dini agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Mita Maharani, menjelaskan bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengembangkan program Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN). Program tersebut diterapkan secara berjenjang, mulai dari pendidikan usia dini hingga tingkat sekolah menengah.
“Kami ingin anak-anak sejak kecil sudah memahami apa itu narkoba dan bagaimana cara menolaknya,” ujar Mita saat menjadi narasumber dalam dialog Pro 2 RRI Banten, Kamis, 15 Januari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pendidikan pencegahan narkoba tidak hanya menitikberatkan pada pengenalan bahaya narkoba, tetapi juga pada penguatan karakter, mental, serta kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan sosial. Dengan bekal tersebut, siswa diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif ketika memasuki masa remaja.
Mita juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan lembaga terkait dalam menangani persoalan narkoba di lingkungan sekolah. Ia menyebutkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba yang terdeteksi sebaiknya ditangani secara bersama dengan pendekatan pemulihan, bukan semata-mata hukuman.
“Penyalahguna itu perlu ditolong, bukan langsung distigma,” tegasnya.
Selain itu, Mita memastikan bahwa pelaporan indikasi penyalahgunaan narkoba tidak akan merugikan pelapor. BNN menjamin perlindungan identitas bagi masyarakat yang melaporkan kasus narkoba, sehingga diharapkan dapat menghilangkan rasa takut dan meningkatkan kepedulian lingkungan sekitar.
Ia menilai keterlibatan sekolah dalam upaya pencegahan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda. Dengan edukasi yang tepat dan berkelanjutan, risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat ditekan secara signifikan.
“Sekolah adalah benteng awal untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.














