Kades Maraya Diduga Hina Wartawan Lewat Pesan Suara WhatsApp

- Kontributor

Senin, 6 Oktober 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak (JMN) – Sikap arogan Kepala Desa (Kades) Maraya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan publik. Melalui pesan suara WhatsApp yang beredar pada Senin (6/10/2025), Kades berinisial AP diduga melontarkan ucapan bernada merendahkan profesi wartawan.

Peristiwa ini bermula dari kritik warga terhadap proyek pembangunan jalan paving block di Desa Maraya yang diduga dikerjakan asal jadi (ASJAD). Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Maraya.

Menanggapi kritik tersebut, AP mengirimkan pesan suara kepada seseorang yang enggan disebutkan namanya. Dalam rekaman yang beredar, terdengar ucapan bernada kasar dan dianggap tidak pantas, karena meremehkan peran wartawan yang selama ini menyampaikan aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam potongan suara yang diduga milik AP, terdengar kalimat berbahasa daerah yang jika diterjemahkan berarti:

> “Si Ahmad dan si eta habis saya caci maki. Karena tidak suka dengan BPD, malah menulis tentang jalan. Dia itu bodoh. Akhirnya minta maaf kepada saya,” ujarnya dalam rekaman tersebut.

 

Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk arogansi dan tindakan sewenang-wenang, yang tidak sejalan dengan tugas seorang kepala desa untuk melayani, membangun, dan menyejahterakan masyarakat.

Selain itu, pernyataan tersebut juga dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers dan melarang segala bentuk ancaman atau tekanan terhadap wartawan.

Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Lebak dan Polda Banten, untuk segera menindaklanjuti dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa AP belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Pewarta: Denis
Editor: Zaenal
Copyright © 2025 Journal Media News

Baca Juga  Indonesia Bergabung dalam Upaya Global Memerangi Berita Palsu dengan Inisiatif Kepercayaan Jurnalisme
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional
Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik
DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi
Laporan Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Presiden Prabowo, Yusril: Tebalnya Ribuan Halaman
Menhub: Puluhan Ribu Armada Disiapkan Layani Mudik Lebaran 2026
PBNU Resmi Instruksikan Qunut Nazilah Respon Agresi Militer Israel-As ke Iran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:16 WIB

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:03 WIB

DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:53 WIB

Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi

Berita Terbaru