Keluh Kesah Warga Karangnunggal Akibat Jalan Rusak Tak Digubris: Diduga Kades Tutup Mata

- Kontributor

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Selasa, 8 Juli 2025 – Warga Kampung Koranji, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kembali melayangkan keluhan terkait kondisi jalan poros desa yang sudah lama mengalami kerusakan parah. Ironisnya, kerusakan tersebut tak kunjung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah desa, hingga memunculkan dugaan bahwa kepala desa setempat menutup mata terhadap penderitaan warganya.

Jalan poros desa yang menghubungkan sejumlah kampung ini kondisinya sangat memprihatinkan. Bagai sungai yang kering dan penuh lubang, jalan tersebut telah bertahun-tahun tak tersentuh pembangunan. Kerusakan semakin parah saat musim hujan tiba, karena jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna, terutama pengendara roda dua.

“Iya pak, jalan ini memang sudah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki. Kalau hujan, licin sekali. Banyak yang jatuh. Kami berharap jalan ini bisa segera dibangun karena ini satu-satunya akses utama kami,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lainnya turut menyampaikan keluhan serupa, mempertanyakan pengelolaan Dana Desa (DD) yang setiap tahun turun, namun tidak pernah dialokasikan untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Jalan poros di desa ini sebenarnya tidak banyak, tapi entah kenapa tiap tahun dana desa turun, tapi jalan ini tak pernah disentuh. Anehnya, malah dibelikan mobil siaga desa, padahal mobil siaga sudah ada. Sekarang yang dipakai justru untuk keperluan pribadi. Bagi dia (oknum), mobil itu bermanfaat, tapi bagi kami jalan ini jauh lebih penting,” tambahnya dengan nada kecewa.

Tak hanya itu, pantauan langsung awak media di lapangan menemukan pembangunan jalan rabat beton di Kampung Cidolog yang juga menuai sorotan warga. Proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan. Warga menilai ketebalan rabat tidak sesuai standar dan diduga terjadi pengurangan bahan demi keuntungan pribadi oknum tertentu.

Baca Juga  Cuaca Cerah Menyelimuti Enam Kecamatan di Kota Bogor Hari Ini, Sabtu 2 Agustus 2025

“Pembangunannya tipis sekali, seperti tidak serius. Kami curiga ini disengaja untuk meraup keuntungan pribadi. Sayang sekali, padahal harapan warga begitu besar terhadap pembangunan infrastruktur,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang turut memantau proses pembangunan tersebut.

Dengan adanya pemberitaan ini, masyarakat berharap pihak-pihak terkait, termasuk aparat pengawasan dan pemerintah daerah, segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa dan kualitas pembangunan infrastruktur di Desa Karangnunggal.

Pihak redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala Desa Karangnunggal demi menyajikan pemberitaan yang berimbang dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

(Tim Redaksi)

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru