Pembangunan Jalan di Kampung Coo Tuai Sorotan, Kualitas Hotmix Terlihat Rendah dan Tipis

- Kontributor

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten | Proyek pembangunan jalan poros desa dengan jenis hotmix di Kampung Coo, Desa lewicoo, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, menuai sorotan warga. Proyek yang baru saja rampung itu diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai standar kualitas. (Rabu, 22 Mei 2025)

Warga setempat mengungkapkan kekecewaannya karena jalan yang baru selesai dibangun sudah menunjukkan kerusakan. Permukaan jalan terlihat bergelombang, pecah-pecah, dan banyak tambalan.

Foto: Papan informasi Publik Proyek Hotmix Desa Lewicoo Kec.Mumcang,Kabupaten Lebak

“Saya lihat jalannya sudah mulai retak-retak padahal baru selesai dikerjakan. Sepertinya pengerasannya kurang maksimal, dan kualitas hotmix-nya juga meragukan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebut, bahan material yang digunakan diduga tidak berkualitas sehingga menimbulkan keraguan terhadap ketahanan jalan dalam jangka panjang.

“Kalau dilihat dari anggarannya yang cukup besar, seharusnya hasilnya lebih maksimal agar bisa bertahan lama,” tambahnya.

Dari papan informasi proyek yang terpasang, diketahui pengerjaan jalan ini memiliki volume 938 meter x lebar 2,5 meter dengan sumber dana berasal dari Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp458.548.000.

Salah satu pengguna jalan yang juga merupakan warga Desa lewicoo menyampaikan keprihatinannya atas mutu pembangunan.

“Kesannya dikerjakan asal-asalan. Jalan ini penting untuk aktivitas warga, sayang kalau tidak dibangun dengan baik,” katanya.

Masyarakat berharap pemerintah desa dan pihak pelaksana dapat memberikan klarifikasi dan mengambil tindakan perbaikan. Selain itu, warga juga menuntut adanya transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur agar dana desa benar-benar memberi manfaat nyata dan berkelanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya menghubungi Pemerintah Desa Lewicoo dan pelaksana proyek untuk mendapatkan keterangan resmi.

 

Baca Juga  Ratusan Relawan Bersihkan Sungai Cibanten, Kini Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:11 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB