Mendes PDT Yandri Perkuat Tata Kelola Dana Desa Melalui Kerja Sama dengan JAM-Intel Kejaksaan Agung RI

- Kontributor

Rabu, 18 Desember 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 18 Desember 2024 | Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat tata kelola dana desa dengan menjalin kerja sama strategis bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani.

Kerja sama ini bertujuan untuk memudahkan kepala desa dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan dan memastikan penggunaan dana desa sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan, termasuk mendukung program ketahanan pangan.

Dalam acara penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Cibinong, Bogor, Yandri menegaskan pentingnya dana desa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi serta nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika saya banyak menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kepala desa yang ditangkap, itu sangat menyedihkan. Kerja sama ini sejatinya mempermudah akuntabilitas keuangan bapak ibu di desa,” ujar Yandri.

Yandri juga menyebutkan bahwa pihaknya tengah menggodok peraturan menteri desa (Permendes) terkait prioritas dana desa untuk program ketahanan pangan.

Hal ini demi menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat, termasuk program makan bergizi gratis.

“Kami sudah mencantumkan, sekurang-kurangnya dana desa itu dua puluh persen untuk ketahanan pangan,” tambahnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa dan memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara transparan dan akuntabel.

JAM-Intelijen Reda Manthovani menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam mendukung pembangunan di desa secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, Yandri juga mengungkapkan rencana untuk mengembangkan desa tematik yang didesain dengan tema tertentu seperti desa budaya, desa peternakan lele, desa buah, atau desa pariwisata.

Tujuan utama dari desa tematik adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui pengembangan pariwisata dan promosi keunikan desa tersebut.

Baca Juga  Film G30S PKI: Propaganda, Sejarah, dan Kontroversi yang Tak Pernah Usai

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Taufik Madjid, Inspektur Jenderal, Teguh, Plh. Dirjen PDP Kemendes PDT, Rahmatia Handayani, dan Kepala Biro Hukum Lalu Syaefudin. Mereka semua mendukung penuh inisiatif ini dan berharap kerja sama ini dapat membawa perubahan positif bagi pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan kepala desa dapat lebih mudah dalam mengelola dana desa secara efektif dan efisien, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:19 WIB

DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Polisi menunjukkan barang bukti narkotika berupa sabu, ekstasi, dan tembakau sintetis yang disita dari seorang perempuan berinisial MR (26) dalam pengungkapan kasus narkotika di Kota Cilegon, Banten.

⚖️ Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis

Kamis, 17 Sep 2026 - 05:07 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada 14 September 2026.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:59 WIB