Longsor di Lebak: Jalan Penghubung Desa Pasir Nangka Kampung Cangketek, dan Kampung Ciseel Desa Sobang Terputus

- Kontributor

Selasa, 3 Desember 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,03 Desember 2024| – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lebak selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan longsor yang memutus akses jalan utama yang menghubungkan tiga pemukiman, yaitu Desa Pasir Nangka Kampung Cangketek dan Kampung Ciseel Desa Sobang,Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak.

Peristiwa ini telah mengakibatkan terputusnya jalur transportasi vital bagi warga setempat.

Kejadian longsor ini telah sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak. Asep Nuh, salah satu anggota DPRD, mengkonfirmasi adanya longsoran yang menyebabkan putusnya akses jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak dan dinas terkait, bahkan dengan Sekda Lebak,” ujar Asep Nuh dalam keterangannya.

Menurut Asep Nuh, dalam waktu dekat pihak Pemerintah Daerah (Pemda) akan menerjunkan alat berat ke lokasi longsor untuk membersihkan material yang menutupi jalan dan memulihkan akses transportasi.

“Kami berkomitmen untuk segera menangani masalah ini agar aktivitas warga dapat kembali normal,” tambahnya.

Longsor yang terjadi ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir, yang membuat tanah menjadi labil dan akhirnya longsor.

Warga di sekitar lokasi longsor diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang rawan longsor.

Pemerintah daerah juga telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak untuk terus memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

“Kami berharap warga tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” kata Asep Nuh.

Dengan adanya langkah cepat dari Pemda dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan akses jalan antar desa dapat segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama di wilayah yang rawan longsor seperti Lebak.

Baca Juga  Proyek Jamban Tuai Polemik Kepala Desa Cikate Blokir Kontak Wartawan

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan upaya mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB