Kronologi Pembunuhan Agil Febriyan: Dari Kedatangan Hingga Kematian

- Kontributor

Minggu, 1 Desember 2024 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,01 Desember 2024-Kasus pembunuhan yang menewaskan Agil Febriyan, seorang siswa SMK di Bogor, hingga kini masih menjadi misteri. Pelaku yang diduga berinisial HS (29) belum diketahui keberadaannya setelah menghabisi korban dengan cara keji di rumahnya.

Korban dibunuh saat bertamu ke rumah pelaku yang berlokasi di Kampung Sirnasari, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Sebelum tewas, Agil sempat dipaksa ngopi oleh pelaku HS. Saat itu, warga yang hendak melaksanakan shalat Jumat sempat melintas dan menyapa pelaku yang ada di teras rumah.

Ketua RT setempat, Sumarna, menceritakan bahwa sosok yang terakhir kali melihat korban bersama pelaku adalah Pak Ustaz. Bahkan, Pak Ustaz sempat mendengar obrolan antara korban dan pelaku karena jaraknya tidak terlalu jauh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ustad sempat dengar si terduga sama si korban ini, ‘Naikin aja motornya’ dinaikinlah sama korban,” kata Sumarna.

Menurut Sumarna, kedatangan korban diduga untuk melakukan cash on delivery (COD) handphone kepada pelaku HS di rumahnya.

“Kalau informasi yang masuk ke saya bahwa awalnya itu COD HP, jadi si korban mau menjual HP, si terduga pelaku mau beli HP, COD di sini, di rumahnya (terduga pelaku),” ujarnya saat dijumpai Journal Media News (1/01/2024).

Sementara itu, Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku HS.

 

Baca Juga  Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 31 Pati Polri
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro
Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan
Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:24 WIB

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:28 WIB

Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:57 WIB

Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB