2 Awak Media Kena Tikam Gerombolan Anak Punk Jalanan Di Cigombong – Bogor

- Kontributor

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR-Sebuah insiden penyerangan terjadi terhadap 5 orang jurnalis atau wartawan oleh sekelompok anak jalanan (anak punk) di depan Alfamart samping SPBU Cigombong, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (11/07/2024).

Insiden berawal saat Awak Media yang hendak beristrihat dan lalu memarkirkan kendaraan Roda Empat (R4) di Alfamart, sudah terlihat anak-anak yang bertato tengah adu mulut dan saling dorong. Sehingga mulai merangsek ke kendaraan yang tengah diparkir. Terjadi pada hari Selasa (09/07/2024) dini hari.

Khawatir akan mengenai kendaraan, para awak media berusaha melerai keributan tersebut. Namun, naas diduga karena pengaruh alkohol yang sudah merasuki anak-anak tersebut membuat mereka lepas kontrol dan bahkan menyerang para Awak Media yang mencoba melerai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak bisa dihindari sebuah benda tajam (gunting lipat) akhirnya mengenai pelipis, pundak dan tangan awak media.

Dalam kejadian tersebut, ZF mengalami luka jahit begitu juga dengan AS juga mengalami luka di dahinya, dan salah satu petugas parkir juga tertusuk di belakang telinga.

Dengan adanya kejadian tersebut, para morban langsung dilarikan ke Puskesmas dan mendapat penanganan medis. Sementara saat tim Awak media melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cijeruk, unit patroli langsung mendatangi TKP.

Namun sangat disayangkan, menurut keterangan pedagang yang ada di halaman Alfamart, para anak-anak Punk tersebut telah kabur dengan cara menyetop truk yang melintas.

Beberapa rekan jurnalis berharap agar kasus ini bisa terus ditindak lanjuti dan para tersangka segera dapat diringkus karena tentunya hal tersebut membuat resah pedagang kaki lima dan juga warga sekitar.

“Saya berharap para pelaku bisa secepatnya ditangkap karena membuat resah warga dan juga para pedagang, mengingat kasus seperti ini bukan baru kali ini terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya”, ucap wartawan yang juga warga sekitar.

Baca Juga  Peradi Sambut 480 Advokat Baru Otto Hasibuan: Membangun Fondasi Hukum yang Kuat
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat
Polsek Ciomas Gerebek Lapak Diduga Edarkan Obat Keras, 580 Butir Tramadol dan Trihex Diamankan
Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita
Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis
KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron
Polda Banten Tangkap Kades di Serang dalam Pengembangan Kasus Narkotika
Bawas MA Perbarui Aturan Gratifikasi, Batas Pemberian Sesama Rekan Kerja Jadi Rp500 Ribu
PERS PROFESIONAL DAN PEMIMPIN BERINTEGRITAS: JANGAN UBAH KLARIFIKASI MENJADI KONFLIK
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Polsek Ciomas Gerebek Lapak Diduga Edarkan Obat Keras, 580 Butir Tramadol dan Trihex Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita

Kamis, 17 September 2026 - 05:07 WIB

Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis

Kamis, 17 September 2026 - 04:59 WIB

KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB