Baru Sebulan Dilantik, Kepala BGN Nanik Deyang Pilih Mundur

- Kontributor

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Indonesia — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mundur dari jabatannya.
Informasi itu diumumkan sendiri olehnya melalui status di akun Facebook Naniek Sudaryati Deyang hari ini (22/7).

Nanik mengungkap alasannya mundur terkait masalah kesehatan. Ia pun pamit kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan di luar negeri.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski direstui mundur oleh Prabowo, Nanik mengaku diminta tetap ikut mengawasi BGN.

“Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut,” tulisnya.

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 8 Juni 2026.

Nanik diangkat menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya telah dicopot Prabowo. Saat itu Dadan tersangkut dugaan korupsi MBG dan kini berstatus tersangka.

Pengangkatan Nanik berdasarkan Keppres nomor 18/M tahun 2026 pemberhentian dan pengangkatan kepala dan wakil kepala BGN dan pemberhentian Wakil Kepala BPKP.

Baca Juga  Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Tuban
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
SPPG Cipelang Cijeruk 1 Ubah Edukasi Gizi Jadi Lebih Menyenangkan, 150 Anak Ikuti Ranking 1 dan Lomba Mewarnai
PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas
Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti
Forum Pemred Nilai Respons Hotman Paris kepada Wartawan Tidak Profesional
PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Etika Komunikasi Usai Pernyataan Hotman Paris kepada Wartawan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:34 WIB

SPPG Cipelang Cijeruk 1 Ubah Edukasi Gizi Jadi Lebih Menyenangkan, 150 Anak Ikuti Ranking 1 dan Lomba Mewarnai

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:38 WIB

PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB