APTRINDO Dorong Legalisasi Tambang Rakyat demi Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

- Kontributor

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, 17 Mei 2026 — Asosiasi Penggerak Tambang Rakyat Indonesia (APTRINDO) menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung strategis antara penambang rakyat, pemerintah, dan pelaku industri dalam mendorong percepatan legalisasi tambang rakyat di berbagai daerah di Indonesia.

Langkah tersebut dinilai penting guna memperkuat tata kelola pertambangan skala kecil agar mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih optimal bagi masyarakat, sekaligus mengurangi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan tanpa izin.

Ketua Umum APTRINDO, Albet Alfian, mengatakan tambang rakyat memiliki potensi ekonomi besar yang secara langsung menopang kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. Namun, tanpa regulasi dan pengawasan yang jelas, aktivitas tersebut rentan menimbulkan persoalan sosial maupun kerusakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“APTRINDO hadir bukan hanya untuk memperjuangkan hak-hak penambang rakyat, tetapi juga memberikan edukasi agar praktik pertambangan berjalan secara bertanggung jawab melalui penerapan good mining practices. Kami ingin mengubah stigma dari tambang liar menjadi tambang binaan yang legal, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dalam agenda strategis tahun 2026, APTRINDO menitikberatkan program kerja pada tiga pilar utama.

Pertama, advokasi kebijakan dan legalisasi melalui dorongan kepada pemerintah pusat maupun daerah untuk mempercepat penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) serta penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Kedua, peningkatan edukasi dan penerapan keselamatan kerja. APTRINDO akan menggelar pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta teknik pertambangan yang lebih ramah lingkungan, termasuk mendorong pengurangan penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses penambangan.

Ketiga, penguatan kemitraan ekonomi bagi kelompok tambang rakyat melalui akses permodalan, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga pembukaan jalur perdagangan yang lebih adil agar hasil tambang memiliki nilai jual yang kompetitif.

Baca Juga  Kemnaker Bantu Modal Usaha Rp5 Juta bagi Peserta TKM Pemula 2026

Melalui pernyataan resminya, APTRINDO juga mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan pelaku industri untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan tata kelola tambang rakyat yang berkelanjutan.

Menurut APTRINDO, tambang rakyat yang dikelola secara legal dan profesional dapat menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tentang APTRINDO

Asosiasi Penggerak Tambang Rakyat Indonesia atau APTRINDO merupakan organisasi yang mewadahi perjuangan, pembinaan, dan aspirasi para pelaku tambang rakyat di Indonesia. Organisasi ini berkomitmen mendorong terciptanya tata kelola pertambangan rakyat yang legal, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Tim Redaksi

Penulis : Denis

Editor : Zaenal

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Bantu Modal Usaha Rp5 Juta bagi Peserta TKM Pemula 2026
Indonesia Segera Impor Minyak Mentah Rusia, Fokus Jaga Ketahanan Energi
Jumlah Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta, Investasi Emas Meningkat Signifikan
Stabilitas Pangan Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Perkuat Distribusi dan Pengawasan
Stimulus Ramadan Idulfitri 2026, Pemerintah Kucurkan Bantuan Pangan bagi 35 Juta Keluarga Penerima Manfaat
Keterbatasan,Harapan,dan Doa: Perspektif Reflektif atas Perjalanan Hidup

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:56 WIB

APTRINDO Dorong Legalisasi Tambang Rakyat demi Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:56 WIB

Kemnaker Bantu Modal Usaha Rp5 Juta bagi Peserta TKM Pemula 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:53 WIB

Indonesia Segera Impor Minyak Mentah Rusia, Fokus Jaga Ketahanan Energi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:56 WIB

Jumlah Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta, Investasi Emas Meningkat Signifikan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:53 WIB

Stabilitas Pangan Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Perkuat Distribusi dan Pengawasan

Berita Terbaru