Pandeglang
Loading ...
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu (6/5/2026), sekolah tersebut menerima dana BOS setiap tahun dalam kurun waktu 2023 hingga 2026.
Dana tersebut pada prinsipnya digunakan untuk mendukung operasional sekolah, termasuk pemeliharaan sarana dan prasarana, penyediaan alat tulis, serta kegiatan pembelajaran siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan jumlah siswa sekitar 145 orang, estimasi penerimaan dana BOS sekolah tersebut berkisar puluhan juta rupiah per tahun.
Namun demikian, sejumlah pihak menilai kondisi bangunan sekolah belum mencerminkan adanya pemeliharaan rutin yang optimal.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan, seperti plafon yang tampak rusak dan cat dinding yang mengelupas.
Kondisi ini memunculkan perhatian dari masyarakat terkait efektivitas pemanfaatan anggaran pemeliharaan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
“Beberapa bagian sekolah terlihat belum mendapatkan perbaikan yang berarti dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Dalam petunjuk teknis pengelolaan dana BOS, sekolah diharapkan mengalokasikan sebagian anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana guna menjaga kelayakan lingkungan belajar.
Karena itu, masyarakat berharap adanya penjelasan terbuka dari pihak sekolah terkait penggunaan dana tersebut.
Upaya konfirmasi kepada pihak SDN Kadumalatii 1 hingga berita ini disusun belum memperoleh tanggapan. Sementara itu, pihak terkait di tingkat daerah juga belum memberikan keterangan resmi.
Masyarakat berharap adanya klarifikasi dari pihak sekolah serta monitoring dari instansi berwenang guna memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai ketentuan.
Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan dana BOS benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Penulis : Denis









