Scroll untuk baca artikel
News Banner 325x300
Berita Utama

Fakta dalam Setiap Berita

Menyajikan informasi akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.

IMG-20260223-033626
Ekonomi & Bisnis

Stabilitas Pangan Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Perkuat Distribusi dan Pengawasan

62
×

Stabilitas Pangan Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Perkuat Distribusi dan Pengawasan

Sebarkan artikel ini

Jakarta ,journalmedianews.com- Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan nasional tetap terkendali hingga pertengahan puasa Ramadhan 1447 Hijriah, berkat penguatan distribusi serta pengawasan di berbagai daerah.

Amran mengatakan tren penurunan harga pangan mulai terlihat pada sejumlah komoditas strategis. Meski terdapat beberapa komoditas pangan yang masih mengalami sedikit kenaikan harga, kondisi tersebut dinilainya masih dalam batas kewajaran.

Red-and-Black-Bold-Minimalist-News-Update-Instagram-Reels-Video

“Aku sudah cek, masih relatif stabil. Ada naik daging ayam ras. Itu yang agak menguat sedikit, sesuai rapat inflasi. Relatif aman,” kata Amran dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menurut Amran harga sejumlah komoditas pangan pokok mulai bergerak lebih stabil bahkan cenderung menurun, sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus tetap memberikan ruang bagi produsen untuk memperoleh harga yang wajar.

Pemerintah menekankan stabilitas pangan harus dirasakan secara berimbang oleh seluruh pelaku rantai pasok, mulai dari petani dan peternak sebagai produsen hingga masyarakat sebagai konsumen. Dengan kondisi pasokan yang terjaga dan distribusi yang terus dipantau, dinamika harga pangan kini mulai terkendali.

Menurutnya, kenaikan tipis harga pada komoditas tertentu juga perlu dilihat sebagai bagian dari keseimbangan pasar agar produsen pangan tetap memperoleh manfaat ekonomi, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak kita sedikit, supaya dia dapat baju lebaran. (Jadi) cabai rawit turun. Cabai merah, turun. Tadi bawang merah juga. Bawang putih juga turun,” tambah Kepala Bapanas Amran.

Data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Badan Pusat Statistik (BPS) hingga minggu keempat Februari menunjukkan harga daging ayam ras secara nasional rata-rata berada di Rp41.013 per kilogram, sedikit di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen sebesar Rp 40.000 per kilogram.

Meski demikian, BPS mencatat tren penurunan harga masih terjadi di banyak daerah. Terdapat 84 kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH untuk daging ayam ras.

Tren penurunan juga terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura, yakni cabai rawit di 79 kabupaten/kota, cabai merah di 128 kabupaten/kota, bawang putih di 147 kabupaten/kota, serta bawang merah di 227 kabupaten/kota.

Adapun inflasi pangan secara bulanan masih cukup terkendali. Komponen volatile food pada Februari 2026 tercatat 2,50 persen (month to month) dengan andil 0,41 persen terhadap inflasi umum secara bulanan dan secara tahunan berada di level 4,64 persen. Hal itu juga masih dalam rentang sasaran pemerintah sebesar 3 sampai 5 persen.

Dijelaskan jika dibandingkan dengan periode Ramadhan pada beberapa tahun sebelumnya, inflasi pangan tahunan sebesar 4,64 persen pada tahun ini juga tercatat lebih stabil.

Inflasi pangan tahunan pada Ramadhan 2022 tercatat 5,48 persen, meningkat menjadi 5,83 persen pada Ramadan 2023, dan bahkan sempat mencapai 10,33 persen pada Ramadhan 2024.

Pemerintah memastikan terus menjaga dinamika kondisi harga pangan pokok agar terus berada di dalam koridor kewajaran sebagaimana ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

Pemantauan salah satunya dilakukan Bapanas di Pasar Johar, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (6/3) menunjukkan harga sejumlah komoditas pangan mulai melandai dalam beberapa hari terakhir seiring stabilnya pasokan menjelang pertengahan Ramadan.

Salah satu pedagang ayam karkas di pasar tersebut menyebut harga ayam relatif stabil sekitar Rp40.000 per ekor dengan berat rata-rata 1,4 kilogram, sementara harga pembelian dari pemasok sekitar Rp39.000 per ekor.

Sementara itu, harga cabai dan bawang juga mulai menunjukkan tren penurunan. Pedagang sayuran menyebut cabai keriting dijual sekitar Rp35.000 per kg, cabai rawit merah Rp100.000 per kg, bawang putih Rp36.000 per kg, dan bawang merah Rp35.000 per kg.

Di pasar yang sama, harga daging sapi masih berada pada level kompetitif sekitar Rp140.000 per kg untuk daging sapi lokal, sementara harga sapi hidup dari feedlotter sekitar Rp55.000 per kg.

Banner Google-style Bergerak
Update berita nasional: Pasar saham melonjak • Opini menarik: Tips sukses menulis artikel • Event JournalMediaNews minggu ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get it on Google Play TikTok YouTube Facebook Instagram WhatsApp