Lebak, Banten — Seorang mandor di salah satu unit kerja PTPN di wilayah Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, diduga terlibat hubungan asmara dengan karyawannya sendiri yang diketahui masih memiliki suami sah. Dugaan tersebut mencuat setelah informasi beredar di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar.
Peristiwa itu disebut terjadi di Afdeling 5. Warga setempat dan beberapa pihak menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik perusahaan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan kerja maupun keluarga yang bersangkutan.
Sejumlah pihak meminta manajemen PTPN agar segera melakukan langkah tegas untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut. Mereka menilai klarifikasi dan penanganan internal perlu dilakukan guna menjaga nama baik perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, PN, yang disebut-sebut sebagai mandor dalam peristiwa tersebut, membenarkan adanya hubungan tersebut. “Ya benar, kejadian itu memang benar, dan saya pun merasa melakukannya. Tapi itu sudah selesai dengan pihak keluarganya,” ujarnya kepada awak media.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PTPN belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Aparat penegak hukum diminta turut memantau kasus ini agar tidak menimbulkan polemik lebih luas di masyarakat.
—
Jurnalis: Denis | Editor: Zaenal | Copyright JMN 2025









