Diduga Oknum Mandor PTPN Terlibat Perselingkuhan, Perusahaan Diminta Tindak Tegas

- Kontributor

Senin, 10 November 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar hanya ilustrasi. Tidak menggambarkan peristiwa atau pihak sebenarnya yang disebut dalam berita.

Gambar hanya ilustrasi. Tidak menggambarkan peristiwa atau pihak sebenarnya yang disebut dalam berita.

Lebak, Banten — Seorang mandor di salah satu unit kerja PTPN di wilayah Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, diduga terlibat hubungan asmara dengan karyawannya sendiri yang diketahui masih memiliki suami sah. Dugaan tersebut mencuat setelah informasi beredar di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar.

Peristiwa itu disebut terjadi di Afdeling 5. Warga setempat dan beberapa pihak menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik perusahaan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan kerja maupun keluarga yang bersangkutan.

Sejumlah pihak meminta manajemen PTPN agar segera melakukan langkah tegas untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut. Mereka menilai klarifikasi dan penanganan internal perlu dilakukan guna menjaga nama baik perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, PN, yang disebut-sebut sebagai mandor dalam peristiwa tersebut, membenarkan adanya hubungan tersebut. “Ya benar, kejadian itu memang benar, dan saya pun merasa melakukannya. Tapi itu sudah selesai dengan pihak keluarganya,” ujarnya kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PTPN belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Aparat penegak hukum diminta turut memantau kasus ini agar tidak menimbulkan polemik lebih luas di masyarakat.

Jurnalis: Denis | Editor: Zaenal | Copyright JMN 2025

 

Baca Juga  Disbudpar Lebak dan Balawista Tingkatkan Keamanan Wisata Air
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB