Siapkan Generasi Unggul DP2KBP3A Lebak Luncurkan Kampung Keluarga Berencana

- Kontributor

Jumat, 31 Mei 2024 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak| Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan program Kampung Keluarga Berencana (KB) di daerah ini untuk menyiapkan generasi yang berkualitas dan unggul.

“Kita menargetkan pada tahun 2024 sebanyak 345 desa/kelurahan masuk Kampung KB. Sampai saat ini baru terealisasi 286 desa/kelurahan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Lebak Hj Tuti Nurasiah di Rangkasbitung, Lebak, Rabu.

Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen untuk membangun Kampung KB dengan mendorong partisipasi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini keberadaan Kampung KB di 286 desa/kelurahan patut diapresiasi, karena bersinergi dengan delapan fungsi keluarga di antaranya melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan yang dianutnya, mampu menyekolahkan anak, menciptakan budaya reproduksi dengan memiliki keturunan, serta setiap keluarga punya anak sehat.

Selain itu, pasangan usia subur (PUS) menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan jarak kelahiran anak tiga tahun hingga lima tahun, seperti akseptor Implan dan IUD serta mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari puskesmas setempat.

“Kami yakin dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga itu dipastikan tingkat kesejahteraan keluarga cukup baik, “kata Tuti.

Menurut dia, Kampung KB sangat diperlukan untuk mempersiapkan generasi unggul yang berkualitas dan bisa bersaing di era globalisasi.

Oleh karena itu, Kampung KB memiliki program KB terpadu dan berkelanjutan dalam pelaksanaan kegiatan KB mulai dari penyusunan program hingga melakukan kegiatan lapangan guna mensukseskan program tersebut.

Bahkan, Kampung KB memiliki rumah data untuk memberdayakan mereka juga dilakukan intervensi dari pemerintah setempat.

Melalui program Kampung KB itu nantinya mereka mendapatkan pembinaan dan kesejahteraan masyarakat di antaranya posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB) dengan pemeriksaan kesehatan bayi dan pencatatan seribu hari kehidupan, pusat informasi dan konseling remaja, pelayanan KB, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKA), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  PPNI Gelar Sunatan Massal di Desa Sukamaju: Meringankan Beban Mempererat Komunitas

Selama ini, kata dia, program Kampung KB berkolaborasi dan bersinergi dengan pendidikan masyarakat, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya dan berbagai kegiatan lainnya di masyarakat.

“Kami optimistis Kampung KB dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk mendukung kemajuan Indonesia,” kata Tuti.

Sementara itu, Kepala Desa Pasar Keong Kabupaten Lebak Muzakir mengatakan di desanya terdapat Kampung KB dan kini sudah terbebas dari anak-anak stunting, bahkan seluruh pasangan usia subur menjadi peserta kontrasepsi keluarga berencana (KB).

Selama ini, kata dia, tingkat pendapatan ekonomi masyarakat juga relatif baik dengan memproduksi aneka makanan yang bahan bakunya terdapat di desa, seperti keripik pare, keripik pisang, dan keripik singkong.

“Kami mendorong Kampung KB itu bisa menjadi percontohan sehingga seluruh kader diberikan pelatihan dan bimbingan teknis manajemen hingga pengelolaan keuangan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro
Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan
Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:28 WIB

Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:57 WIB

Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

Kedok Toko Plastik Terbongkar, Polisi Sita Tramadol hingga Alprazolam

Senin, 1 Jun 2026 - 07:43 WIB

⚖️ Hukum & Kriminal

KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:11 WIB