Jembatan Penghubung Sukamaju–Ciparasi Rusak, Warga Gotong Royong dan Desak Perbaikan Permanen

- Kontributor

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Sukamaju dan Desa Ciparasi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, bergotong royong melakukan perbaikan sementara Jembatan Leuwi Pasar secara swadaya. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen demi menjamin keamanan dan kelancaran akses transportasi antarwilayah.

Warga Desa Sukamaju dan Desa Ciparasi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, bergotong royong melakukan perbaikan sementara Jembatan Leuwi Pasar secara swadaya. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen demi menjamin keamanan dan kelancaran akses transportasi antarwilayah.

LEBAK – Kerusakan Jembatan Leuwi Pasar yang menghubungkan Desa Sukamaju dengan Desa Ciparasi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, mendorong masyarakat dari kedua desa untuk melakukan perbaikan secara swadaya melalui kegiatan gotong royong, Selasa (3/11/2026).

Jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat tersebut diperbaiki menggunakan dana hasil donasi dari berbagai pihak. Meski dengan keterbatasan anggaran dan fasilitas, warga tetap berupaya memperbaiki kondisi jembatan agar dapat kembali dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Salah satu penggagas kegiatan yang juga merupakan tokoh pemuda Desa Sukamaju, Agun Balak, mengatakan bahwa aksi gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang memiliki peran penting bagi kehidupan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini murni hasil swadaya masyarakat dari dua desa. Kami bergotong royong dengan biaya seadanya yang terkumpul dari berbagai pihak, karena jembatan ini merupakan akses utama masyarakat,” ujar Agun.

Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan masyarakat saat ini masih bersifat sementara. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut dari pemerintah agar jembatan tersebut dapat diperbaiki secara menyeluruh.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan perhatian dan segera melakukan perbaikan secara permanen. Jangan sampai masyarakat terus-menerus memperbaiki jembatan ini dengan kemampuan seadanya,” ucapnya.

Hal senada disampaikan salah seorang warga setempat. Menurutnya, keberadaan Jembatan Leuwi Pasar sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk menunjang mobilitas sehari-hari serta aktivitas perekonomian warga di kedua desa.

“Kami sangat membutuhkan jembatan ini. Harapan kami, pemerintah bisa membangun kembali secara permanen agar masyarakat merasa aman dan tidak khawatir saat melintas,” katanya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan peninjauan dan mengupayakan perbaikan permanen.

Baca Juga  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Warga menilai, keberadaan jembatan yang layak dan aman merupakan kebutuhan mendasar untuk mendukung kelancaran transportasi, aktivitas sosial, serta perekonomian masyarakat Desa Sukamaju dan Desa Ciparasi.

Gotong royong yang dilakukan warga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga akses penghubung antardesa. Namun, masyarakat tetap berharap adanya langkah konkret dari pemerintah agar persoalan kerusakan jembatan tersebut dapat diselesaikan secara permanen dan berkelanjutan.

Penulis : ASEP ZAENAL

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPC PEMUDA PANCASILA LEBAK HADIRI SANTUNAN 1.000 ANAK YATIM PADA HUT KE-67
Bupati Lebak Kucurkan Rp7,81 Miliar untuk Guru Keagamaan dan Pesantren
Tragis! Seorang Pria Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur Sedalam 15 Meter di Lebak
6.350 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pelaksanaan MTQ XXXI di Semarang
Ngamuk Minta Uang Langganan Media, Pria Mengaku Wartawan Diamankan Polisi di Sukabumi
BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Kertas Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik
Rumah Lansia di Lebak Ambruk Diterjang Angin, Pemdes Sangiang Bergerak Tangani Warga Terdampak
Pemuda Pancasila Peringati HUT RI ke-81 di Sekretariat MPC Kabupaten Lebak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WIB

Jembatan Penghubung Sukamaju–Ciparasi Rusak, Warga Gotong Royong dan Desak Perbaikan Permanen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Bupati Lebak Kucurkan Rp7,81 Miliar untuk Guru Keagamaan dan Pesantren

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Tragis! Seorang Pria Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur Sedalam 15 Meter di Lebak

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

6.350 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pelaksanaan MTQ XXXI di Semarang

Selasa, 1 September 2026 - 05:08 WIB

Ngamuk Minta Uang Langganan Media, Pria Mengaku Wartawan Diamankan Polisi di Sukabumi

Berita Terbaru

Keterangan Foto:

Ilustrasi kampanye pencegahan peredaran dan penyalahgunaan obat keras tanpa resep dokter di kawasan Terminal Laladon, Kabupaten Bogor. Edukasi masyarakat serta pengawasan oleh aparat kepolisian dan petugas kesehatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penggunaan obat keras secara tidak tepat.

Ilustrasi: Journal Media News

⚖️ Hukum & Kriminal

Peredaran Obat Keras Golongan G di Terminal Laladon Bogor Kembali Disorot

Sabtu, 31 Okt 2026 - 01:55 WIB