BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN

- Kontributor

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

“Pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi.

Tidak hanya Dadan Hindayana, Presiden Prabowo juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Sebagai penggantinya, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dipercaya memimpin lembaga tersebut sebagai Kepala BGN yang baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Prasetyo, pergantian jajaran pimpinan BGN dilakukan setelah Presiden menerima berbagai masukan dan hasil evaluasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

“Bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian terkait maupun masyarakat, termasuk para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Dadan Hindayana merupakan Kepala BGN pertama sejak lembaga tersebut dibentuk pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia pertama kali dilantik pada 19 Agustus 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94P Tahun 2024.

Saat pemerintahan beralih kepada Presiden Prabowo Subianto pada Oktober 2024, Dadan kembali dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinannya di Badan Gizi Nasional. Dalam menjalankan tugasnya, ia didampingi tiga wakil kepala, yakni Sony Sonjaya, Nanik S. Deyang, dan Lodewyk Pusung.

Sebelum terjun ke pemerintahan, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi dari IPB University. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hama dan Penyakit Tumbuhan pada 1990, kemudian melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, dan meraih gelar pada 1997.

Baca Juga  TNI AL Bongkar Gudang 16 Ton Pasir Timah Ilegal di PIK 2 Tangerang Banten

Pendidikan doktoralnya ditempuh di Leibniz Universität Hannover, Jerman, dengan fokus pada ilmu entomologi atau studi tentang serangga. Gelar doktor berhasil diraihnya pada tahun 2000 sebelum kembali ke Indonesia dan berkarier sebagai dosen serta peneliti.

Pergantian pucuk pimpinan BGN ini menjadi sorotan karena lembaga tersebut memegang peran penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat efektivitas dan kualitas pelaksanaan program tersebut di seluruh Indonesia.

Penulis : Zainal

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas
Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti
Baru Sebulan Dilantik, Kepala BGN Nanik Deyang Pilih Mundur
Forum Pemred Nilai Respons Hotman Paris kepada Wartawan Tidak Profesional
PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Etika Komunikasi Usai Pernyataan Hotman Paris kepada Wartawan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:38 WIB

PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:21 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB