Polres Bogor Percepat Pembangunan 13 Unit Rumah ASRI Jelang Idul Fitri 1447 H

- Kontributor

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor (JMN) – Polres Bogor mempercepat pembangunan 13 unit Rumah ASRI di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor agar warga penerima manfaat dapat menempati hunian layak dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan lebih nyaman.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, meninjau langsung progres pembangunan di tiga titik lokasi, yakni Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, serta Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Sabtu.

Peninjauan untuk memastikan program berjalan sesuai target sekaligus mengawal pelaksanaan inovasi Rumah ASRI yang digagas Kapolda Jawa Barat sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional peningkatan kualitas hunian masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia, di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar hunian sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih layak bagi keluarga penerima.

Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan bertepatan dengan momentum Ramadhan sehingga diharapkan warga dapat merayakan Idul Fitri di rumah yang lebih baik dan bermartabat.

Dalam kunjungan itu, Kapolres bersama ketua Bhayangkari Cabang Bogor juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan santunan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya warga di Kemang dan Citeureup.

Pendekatan humanis tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari arahan agar kegiatan kepolisian tidak hanya berorientasi pada tugas struktural, tetapi juga menghadirkan empati dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Polres Bogor saat ini menargetkan seluruh pembangunan 13 unit Rumah ASRI dapat rampung sesuai jadwal sehingga keluarga penerima segera menempati rumah baru sebelum perayaan Lebaran.

Baca Juga  MK Putuskan Anggaran Program MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN Berikutnya

Program Rumah ASRI diharapkan menjadi bentuk sinergi antara kebijakan pemerintah dan inovasi di tingkat daerah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, khususnya bagi warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat
Polsek Ciomas Gerebek Lapak Diduga Edarkan Obat Keras, 580 Butir Tramadol dan Trihex Diamankan
Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita
Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis
KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron
Polda Banten Tangkap Kades di Serang dalam Pengembangan Kasus Narkotika
Bawas MA Perbarui Aturan Gratifikasi, Batas Pemberian Sesama Rekan Kerja Jadi Rp500 Ribu
PERS PROFESIONAL DAN PEMIMPIN BERINTEGRITAS: JANGAN UBAH KLARIFIKASI MENJADI KONFLIK
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Polsek Ciomas Gerebek Lapak Diduga Edarkan Obat Keras, 580 Butir Tramadol dan Trihex Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita

Kamis, 17 September 2026 - 05:07 WIB

Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis

Kamis, 17 September 2026 - 04:59 WIB

KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB