Penjual Obat Keras Di Wilkum Parungkuda Sukabumi Diduga Ingin Suap Awak Media

- Kontributor

Senin, 17 Maret 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi,17 Maret 2025 | Miris ditengah bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi bulan penuh berkah justru harus tercemar dengan adanya warung penjual obat keras golongan G yang beredar di wilkum Polsek Parungkuda, Senin (17/03/2025).

Dengan adanya pemberitaan Jurnal Media sebelumnya pihak APH terkait langsung mendatangi lokasi yang dimaksud dan dengan sigap menutup warung tersebut. Namun rupanya beberapa oknum terkait justru mencoba untuk menyuap awak media dari Jurnal Media dengan memberikan amplop yang berisi uang bernominal Rp. 300.000,00.

Wartawan tersebut mencoba untuk berkomunikasi langsung dengan orang yang diduga pemilik obat berjenis eximer dan tramadol, guna mengembalikan sejumlah uang yang diduga suap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun pihak pengedar justru memberikan respon yang dianggap tidak pantas. Melalui pesan whatsapp kepada awak media, yang ingin mengembalikan sejumlah uang diduga untuk suap awak media dari Jurnal Media.

“Siapa yang ngancam kamu kmu bilang ke pak ketut aku maki maki kmu yang maki ” kmu siapa. Gak pakek norek aku kmu malah jelek” kin aku kepak ketut kmu bilang maki” kmu yang maki maki kmu itu anak situ. Yang masalah sama teman kmu itu bg egi ngapaim kmu bilang aku maki” kmu. Jadi masalah nya sama aku apa cobak ?”, ucapnya

Tidak hanya itu Ia juga justru berusaha untuk mengadu domba awak media tersebut dengan orang lain yang juga ada di lokasi pengedaran obat keras golongan G tersebut. Ia juga mengakui adanya intimidasi yang terjadi.

“Yang nelpon aku siapa yang maki kmu siapa
Udah aku tolak kan malah di gabung lagi ya begitu jadi nya. Ya dengar udah aku bisusukan kmu jugak malah kayak sengaja dari belakang saya udah pindah kedepan dia ngikut kan inti nya aku gak nyuruh. Tidak kopratif bagai mana jadi harus ikutin kemauan kmu gitu dari awal kamu ke warung belagu banget”, sambungnya.

Baca Juga  Penjualan Pupuk Bersubsidi di Kampung Ciakar: Harga Melambung, Petani Menjerit

“Ya itu urusan kamu sama orang di situ
Klau menjalankan kerja bukan minta uang loe langsung aja potret dari awal jangan terima uang itu bukan warung yang dulu tanyak aja ke teman” kmu di situ ada berapa cctv di situ”, pungkasnya.

Dengan pengakuan terhadap adanya intimidasi dan bukti CCTV dilokasi tentunya menjadi satu bukti bahwa benar adanya penjualan obat keras golongan G berjenis eximer dan tramadol.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Berita Terbaru

Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sejumlah agenda kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pergantian pejabat strategis dan keputusan politik menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir.

Berita

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:54 WIB

Keterangan foto: Irjen Pol Asep Safrudin ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Bareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Syahardiantono berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Polri

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Gantikan Syahardiantono

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:48 WIB