Dewan Pers Tegaskan Pentingnya Integritas Jurnalis dalam Peliputan Pilkada 2024

- Kontributor

Kamis, 24 Oktober 2024 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,24 Oktober 2024– Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menekankan pentingnya menjaga integritas jurnalis dan media massa dalam peliputan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara penandatanganan MoU antara empat lembaga di kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Ninik menegaskan bahwa peliputan Pilkada harus dilakukan secara profesional dan tidak boleh terafiliasi dengan calon kepala daerah (cakada). Menurutnya, jika jurnalis dan media massa tidak menjaga netralitas, produk jurnalistik yang dihasilkan akan rentan terhadap polarisasi dan disintegrasi.

Untuk menjaga integritas jurnalis, Dewan Pers terus menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai pengingat bagi jurnalis dan media massa untuk tetap independen. Ninik menekankan bahwa dengan menjaga netralitas dan independensi, kebutuhan pemberitaan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini penting dilakukan sebagai bagian dari fungsi pers untuk memberikan pemberitaan yang berimbang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada acara tersebut, dilakukan penandatanganan MoU antara KPU, Bawaslu, Dewan Pers, dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). MoU ini bertujuan untuk pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye pada Pilkada 2024.

Baca Juga  Polemik Pengurugan Tanah Proyek Tol Japek 2: Tudingan Persekongkolan dan Kelalaian
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB