Pemerintah Kabupaten Lebak Peringatkan Nelayan Tradisional Akan Gelombang Tinggi

- Kontributor

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten – Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengeluarkan peringatan kepada nelayan tradisional untuk mewaspadai gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan selatan Banten dan Samudera Hindia. Peringatan ini dikeluarkan guna menghindari kecelakaan laut yang dapat mengancam keselamatan nelayan.

“Kami sudah sampaikan peringatan tinggi gelombang 4 meter kepada nelayan tradisional agar mewaspadainya,” kata Rizal Ardiansyah, Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, di Rangkasbitung, Minggu.

Gelombang setinggi 4 meter dapat mengancam keselamatan nelayan tradisional yang umumnya menggunakan perahu kecil dengan mesin motor tempel. Perahu-perahu ini, dengan panjang sekitar 2,5 meter dan lebar 1,2 meter, tidak tahan diterjang gelombang tinggi dan angin kencang berkecepatan 25 knot yang bergerak dari arah timur ke tenggara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap kepada nelayan jika melaut sebaiknya menggunakan alat keselamatan di antaranya pakaian pelampung,” tambah Rizal.

Cuaca di perairan selatan Banten dan Samudera Hindia dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tinggi gelombang berkisar antara 2,5 meter hingga 4 meter. Kondisi ini membuat sekitar 3.600 nelayan di pesisir selatan Kabupaten Lebak, dari Pantai Binuangeun hingga Sawarna, harus tetap waspada.

Saat ini, hanya sekitar 10 persen dari total nelayan yang melaut karena kondisi gelombang tinggi. Pemerintah Kabupaten Lebak telah menyampaikan surat peringatan dini ke seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Pangkalan Pelabuhan Ikan (PPI) untuk menghindari kecelakaan laut.

Sejumlah nelayan di TPI Tanjung Panto mengaku tidak melaut sejak dua pekan terakhir karena gelombang tinggi dan cuaca buruk. “Kami bersama nelayan di sini lebih baik tidak melaut akibat cuaca buruk itu,” kata Ujang (45), seorang nelayan di TPI Tanjung Panto.

Baca Juga  961 Kepala Daerah Resmi di Lantik Secara Serentak Di Istana Presiden Jakarta

Semoga artikel ini sesuai dengan yang Anda inginkan! Jika ada yang perlu ditambahkan atau diubah, silakan beri tahu saya.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Berita Terbaru

Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sejumlah agenda kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pergantian pejabat strategis dan keputusan politik menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir.

Berita

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:54 WIB

Keterangan foto: Irjen Pol Asep Safrudin ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Bareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Syahardiantono berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Polri

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Gantikan Syahardiantono

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:48 WIB