Dua Jemaah Haji Asal Pandeglang Wafat di Kota Makkah

- Kontributor

Senin, 1 Juli 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang menyebut, dua jemaah haji yang berangkat tahun ini, meninggal dunia di tanah suci. Keduanya yakni Amah binti Saikam asal Kecamatan Jiput dan Muhammad Marjen dari Kecamatan Cigeulis.

“Jemaah yang meninggal dunia di tanah suci sebanyak dua jemaah dari kloter 52 yang pertama itu dari kecamatan Jiput dan kedua itu dari kecamatan Cigeulis,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Pandeglang, Mucholid, Senin (1/7/2024).

Dia mengatakan, keduanya wafat karena sakit yang diderita. Sementara ratusan jemaah yang masih berada di Arab Saudi saat ini dipastikan dalam keadaan sehat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan jemaah dalam kondisi sehat dan bisa selamat ke tanah air dan ke Pandeglang,” ucapnya.

Mucholid menjelaskan, gelombang kedatangan jemaah haji Pandeglang sudah dimulai pada 28 Juni kemarin, dengan jumlah kedatangan 440 jemaah. Mereka tergabung dalam kloter 15. Berdasarkan jadwal, kedatangan gelombang kedua akan berlangsung pada 16 Juli 2024, yang merupakan kloter 52. Ada sebanyak 450 jemaah haji yang akan kembali tiba di tanah air.

“Nanti Pemerintah Daerah bersama Kemenag akan melakukan penjemputan di Asrama Haji Provinsi Banten di Cipondoh, Kota Tangerang,” ujar dia

Baca Juga  Festival Kejuaraan Pencak Silat Seni Tradisi Berhasil Meraih 11 Emas
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB