Aneh !! Pergerakan Tanah 4000 Meter Persegi,Di Kaki Gunung Hanyawong Sukamakmur

- Kontributor

Minggu, 3 Maret 2024 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,(liputanjurnalis.com)-Viral, Ada apa dibalik luapan Sungai Cinyawar Kaki Gunung Hanyawong yang membanjiri lahan milik warga Desa Sukamulya dan dapat mengakibatkan dampak terhadap permukiman disekitar hilir aliran sungai.

Warga RT 03/01 Desa Sukamulya Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, merasa khawatir terhadap luapan air Sungai Cinyawar, Sabtu (02/03) sore, yang kondisinya semakin parah hingga merambah lahan milik warga sekitar. Simak laporan sementara berdasarkan assesment tim reaksi cepat kebencanaan

Berdasarkan laporan sementara assesment tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dilokasi terungkap bahwa bencana alam tersebut dipicu oleh Pergeseran Tanah sekitar 4000 meter persegi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Laporan sementara, lokasi di Kampung Cikeuruh RW 01,
Desa Sukamulya,
Kecamatan Sukamakmur. Tepatnya berada di lahan milik PT Purba dengan panjang longsoran -+500 meter lebar -+ 300 meter yang berdampak langsung ke pesawahan milik warga,” ucap Iwan, Anggota BPBD Kabupaten Bogor, dihubungi dari lokasi kejadian, Minggu (03/03/2024).

Lebih lanjut disebutkan bahwa tanah longsor dari Kaki Gunung Hanyawong karena dari PT Purba dengan luas area longsor diperkirakan 4000 meter persegi, tepatnya di tepian Sungai Cinyarlwar, Desa Sukamulya.

Menurutnya, berdasarkan pantauan assesment BPBD Kabupaten Bogor bersama staf Desa Sukamulya, terungkap terjadi pergeseran tanah disaat hujan deras mengguyur kawasan Gunung Hanyawong. Tak jauh dari lokasi memang ada aktifitas galian batu kali menggunakan dua unit alat berat.

“Meskipun dari lokasi permukiman warga cukup jauh, namun dikhawatirkan apabila terjadi hujan deras kembali perlu diwaspadai Pergeseran Tanah Susulan yang dapat berdampak lebih luas ketika air luapan Sungai Cinyawar mengalir deras ke aliran dibawahnya dan permukiman sekitar sungai,” ucapnya.

Baca Juga  Panik Dikejar Gangster Seorang Pemuda Hilang Setelah Nyebur di Cisadane Tangerang

Sebelumnya, Sekretaris Camat Sukamakmur Suryana membenarkan laporan warganya terhadap peristiwa luapan Sungai Cinyawar. Pihaknya langsung melakukan kordinasi dan melaporkannya kepada pihak BPBD Kabupaten Bogor, Sabtu (02/03) sore, untuk tindak lanjut assesment. (Ade)

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas
Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti
Baru Sebulan Dilantik, Kepala BGN Nanik Deyang Pilih Mundur
Forum Pemred Nilai Respons Hotman Paris kepada Wartawan Tidak Profesional
PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Etika Komunikasi Usai Pernyataan Hotman Paris kepada Wartawan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:38 WIB

PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:21 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB