Proyek Jalan Poros Desa Jagaraksa jenis Hotmix kini Menuai Sorotan, diduga pengerjaan Asal Jadi

- Kontributor

Selasa, 14 Mei 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, – Journalmedianews, – Proyek Pembangunan Jalan Poros Desa jenis Hotmix Kp.Cilunglum Menuju Warung Pojok Desa Jagaraksa Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak Provinsi Banten kini menuai Sorotan. Selasa (13/5/24)

Pasalnya Kegiatan Pelaksanan Sarana Prasarana Jalan Desa tersebut diduga dikerjakan kurang maksimal.

Menurut sumber warga setempat inisal D, Jalan Desa tersebut baru saja selesai namun menurutnya jalan terlihat sudah mulai rusak dan pecah-pecah, ia menduga dalam Proyek Jalan itu akibat tidak ada nya pengerasan terlebih dahulu, sehingga jalan bergelombang dan pecah – pecah.”Ungkapnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu kata sumber, dugaan bahan material yang kurang berkualitas juga diduga menjadi penyebab pengerjaan jalan kurang maksimal sehingga dinilai tidak akan bertahan lama.”tuturnya

Padahal jika dilihat dari Anggarannya itu Cukup besar, seharusnya dalam pengerjaan Jalan tersebut harus lebih maksimal guna bertahan lama”tambahnya

Sementara, sumber lain salah satu anggota BPD setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa Pembangunan jalan tersebut pada saat Musyarawah Desa harusnya Jalan tersebut dibangunkan ke Jalan Kampung Karang, Namun entah kenapa malah dibangunkan ke jalan arah Cilunglum.”ungkapnya

Sebagai Informasi, Berdasarkan data yang diperoleh awak media, pagu Anggaran dana Desa Jagaraksa Tahun 2024 sebesar ; Rp.995.590.000,- Penyaluran untuk tahap 1 diterima : 31 Maret 2024 sebesar Rp 455.236.000

Berdasarkan data diatas anggaran Dana Desa tahap 1 yang dialokasikan untuk pembangunan Jalan Desa (Hotmix) Sebesar Rp.228.585.800,- Sementara berdasarkan Papan informasi di Lokasi Pengerjaan tertera informasi sebagai berikut : Volume 892× 2.5 M, Sumber Dana : Anggarana Dana Desa Sebesar Rp. 406.480.000,-

Mengingat anggaran yang dialokasikan tidak sedikit, Warga setempat berharap agar pemerintah desa serius menangani permasalahan ini dan tidak hanya berhenti pada pengerjaan saat ini. Mereka menginginkan solusi konkret agar jalan poros desa bisa benar-benar berkualitas dan digunakan tahan lama dengan aman dan nyaman.

Baca Juga  Panik Dikejar Gangster Seorang Pemuda Hilang Setelah Nyebur di Cisadane Tangerang

Dan situasi ini juga menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur, agar hasil yang diperoleh berkualitas dan maksimal sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara saat dikonfirmasi melalui Whatsaap, Wahid, Kepala Desa Jagaraksa belum dapat dihubungi.

Selanjutnya, Sekdes Jagaraksa saat dimintai tanggapannya mengatakan, Untuk pembangunan (fisik) ada tim TPK. Setau saya, Proses satu sudah di bangun,proses dua sudah di sertifikasi oleh pihak-pihak terkait. Saya pribadi, tidak bisa memberi tanggapan apapun mengenai pembangunan.”ungkapnya

Lebih Lanjut TPK Desa Jagaraksa, Saepul saat dihubungi melalui pesan Whatsaap belum memberikan tanggapan terkait Proyek Jalan tersebut. Pesan WhatsApp Awak Media hanya dibaca saja.
Red ,Toton,m.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB