Lebak,journalmedianews.com-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak menargetkan swasembada daging domba melalui penyaluran bantuan ternak agar populasi ternak tersebut berkembangbiak.
Kepala Disnakeswan Kabupaten Lebak Febby Hardian Kurniawan dalam keterangan di Lebak, Kamis mengatakan, pemerintah daerah setiap tahun menyalurkan bantuan ternak domba agar populasinya meningkat.
Dalam tahun ini, kata dia, penyaluran bantuan domba Garut sebanyak 766 ekor untuk 46 kelompok usaha peternakan dan mereka per kelompok masing-masing menerima sebanyak tujuh ekor betina dan satu ekor jantan dengan anggota berkisar 10 sampai 15 orang.
Populasi domba di Kabupaten Lebak sampai Maret 2026 sebanyak 62.482 ekor dan kambing 44.049 ekor.
“Kita berharap adanya bantuan ternak itu dipastikan mengalami peningkatan dan bisa terwujud program swasembada daging domba,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, saat ini, harga domba Garut di pasaran berkisar Rp2,5 juta sampai Rp7 juta per ekor, sehingga dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, pihaknya menargetkan Kabupaten Lebak menjadi daerah swasembada daging domba, sehingga memenuhi ketersediaan permintaan konsumen.
Selama ini, kebutuhan domba masih didatangkan dari Cianjur dan Garut, Jawa Barat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pada Hari Raya Kurban Idul Adha.
Sementara itu, Ujang, seorang peternak domba warga Cibadak mengatakan, pihaknya merasa bersyukur adanya bantuan program domba Garut dari pemerintah daerah guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Penyaluran bantuan domba itu dipastikan setiap setahun jumlahnya terus bertambah.
“Kami sekarang memiliki 10 ekor domba dan jika menerima bantuan tiga ekor dipastikan bisa menambah populasi berkisar antara dua sampai tiga ekor per tahun,” katanya.















