Rumah Janda di Maja Lebak Ambruk Saat Subuh, Warga Harap Perhatian Pemerintah

- Kontributor

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Journal Media News |Lebak, Banten – Sebuah rumah milik warga di Kampung Santri RT 03 RW 02, Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, dilaporkan ambruk pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, bertepatan dengan waktu subuh.

Rumah tersebut diketahui milik Ibu Aam, seorang janda yang tinggal bersama dua orang anaknya. Ia menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, almarhum Uwen, meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, bangunan rumah itu tiba-tiba roboh pada pagi hari. Dugaan sementara, kondisi bangunan yang sudah rapuh menjadi penyebab utama ambruknya rumah tersebut karena tidak lagi mampu menahan beban struktur bangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, rumah yang ditempati Ibu Aam bersama kedua anaknya mengalami kerusakan parah dan saat ini sudah tidak layak untuk dihuni.

Kondisi tersebut membuat keluarga kecil ini membutuhkan perhatian serta bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah desa, pemerintah daerah, maupun para dermawan, agar rumah tersebut dapat diperbaiki dan kembali ditempati dengan aman.

Warga sekitar berharap adanya kepedulian dan langkah cepat dari pemerintah setempat untuk membantu meringankan beban yang sedang dialami keluarga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan respons serta penanganan dari pemerintah desa setempat terkait musibah rumah ambruk yang menimpa warga tersebut.

 

Jurnalis: Miradjli | Editor: Redaksi

Baca Juga  Pemuda Pancasila Lebak Keberatan atas Pernyataan Ketua SPN: Jangan Jadikan Ormas dan LSM Kambing Hitam
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB