Pemukulan Wartawan di Halmahera Selatan: Dewan Pers Minta Tindakan Hukum Terhadap Oknum Prajurit TNI AL

- Kontributor

Senin, 1 April 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,|Journalmedianews.com-Dewan Pers menyoroti insiden pemukulan terhadap wartawan yang terjadi di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Seorang wartawan bernama Sugandi dianiaya oleh dua oknum prajurit TNI AL pada 28 Maret. Akibatnya, Dewan Pers meminta agar kedua oknum prajurit tersebut diproses hukum.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menyatakan bahwa peristiwa ini patut kita kecam bersama. Dalam jumpa pers di gedung Dewan Pers, Senin (1/4/2024), Ninik langsung berkomunikasi dengan Kepala Staf TNI AL. Ada tiga hal yang ditegaskan, salah satunya terkait perlindungan korban.

Ninik menuntut agar korban mendapatkan perlindungan dan jaminan kesehatan akibat kekerasan yang dialami. Selain itu, proses hukum terhadap pelaku harus diusut tuntas. Ia juga mengungkap bahwa keluarga korban mendapatkan intimidasi untuk melakukan perdamaian, setelah dipaksa menandatangani surat perdamaian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ternate, Kolonel Marinir Ridwan Azis, memohon maaf atas insiden ini dan berjanji akan memberikan hukuman pada anggota yang melakukan kekerasan. Ridwan menyatakan bahwa mereka semua tidak menginginkan masalah ini terjadi.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menyatakan bahwa peristiwa ini patut kita kecam bersama. Dalam jumpa pers di gedung Dewan Pers, Senin (1/4/2024), Ninik langsung berkomunikasi dengan Kepala Staf TNI AL. Ada tiga hal yang ditegaskan, salah satunya terkait perlindungan korban.

Ninik menuntut agar korban mendapatkan perlindungan dan jaminan kesehatan akibat kekerasan yang dialami. Selain itu, proses hukum terhadap pelaku harus diusut tuntas. Ia juga mengungkap bahwa keluarga korban mendapatkan intimidasi untuk melakukan perdamaian, setelah dipaksa menandatangani surat perdamaian.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ternate, Kolonel Marinir Ridwan Azis, memohon maaf atas insiden ini dan berjanji akan memberikan hukuman pada anggota yang melakukan kekerasan. Ridwan menyatakan bahwa mereka semua tidak menginginkan masalah ini terjadi.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Dalami Kasus Dugaan Pembunuhan di Serpong Utara

Setelah menunaikan salat Isya, saya mengunjungi rumah sakit. Korban, yang telah dirawat di sana, menerima kedatangan saya dengan baik. Kehadiran saya di sana juga didasari oleh fakta bahwa saya adalah orang lokal, berasal dari Maluku Utara. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada Adik Sugandi atas kejadian ini.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ternate, Kolonel Marinir Ridwan Azis, mengakui bahwa pihak TNI AL memberikan jaminan kesehatan berupa biaya pengobatan yang ditanggung. Selain itu, mereka akan memberikan sembako selama satu bulan kepada korban. Hal ini dilakukan karena mereka yakin bahwa dalam waktu singkat, korban akan pulih dan dapat mencari nafkah kembali.

Meskipun aksi damai telah dilakukan, jaminan hukum tetap diberikan oleh pihak TNI AL. Penyidikan terhadap kasus ini akan berlanjut sesuai dengan hukum yang berlaku. Ridwan menegaskan bahwa mereka tidak akan menggugurkan proses hukum.

Ridwan juga menolak pernyataan Ninik yang menyebut adanya indikasi pemaksaan untuk melakukan perdamaian. Menurutnya, saat dia turun tangan, tidak ada tindakan paksaan yang terjadi. Ia berkomitmen untuk melindungi korban dan akan bertindak tegas terhadap siapapun anggota TNI AL yang mengusik Sugandi.

Terakhir, Kolonel Marinir Ridwan Azis menegaskan bahwa narasi tentang pengeroyokan dalam insiden ini tidak akurat. Menurutnya, penganiayaan didominasi oleh satu orang berinisial M, yang merupakan Komandan Pos TNI AL (Danposal) di lokasi kejadian.

Ridwan menjelaskan, dari informasi yang diterima, sebenarnya ada tiga orang yang terlibat. Namun, yang dominan dalam kejadian ini adalah Danposal. Dua orang lainnya, pada saat menjemput korban, hanya mengantarnya pulang untuk salat zuhur dan tidak terlibat dalam penganiayaan.

“Kemudian di lokasi hanya ada dua orang, yaitu Danposal dan seorang anggota yang hanya menemani komandan. Inisialnya adalah M,” tegas Ridwan.

Baca Juga  Pemuda Pancasila Kabupaten Lebak Berpartisipasi dalam Peringatan Hari Juang TNI AD ke-79 di Alun-Alun Rangkasbitung

Peristiwa ini melibatkan dua oknum TNI Angkatan Laut (AL) berinisial Letda M dan Peltu R di Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut). Mereka diduga melakukan pengeroyokan terhadap wartawan bernama Sugandi karena berita yang diterbitkan di media online. Akibat kekerasan tersebut, Sugandi mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.

Sugandi mengungkapkan, “Paling banyak saya ditendang di kepala hingga telinga saya mengeluarkan darah. Gigi bagian depan juga patah, dan saya dipukul dengan selang air serta ditendang berulang kali” .

Insiden ini terjadi di lantai dua Pos TNI AL di Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, pada Kamis (28/3/2024) sekitar pukul 14.00 WIT. Awalnya, Sugandi menulis berita terkait kapal pengangkut BBM jenis Dexlite yang diduga milik Ditpolairud Polda Malut, yang ditahan oleh personel TNI AL di perairan Bacan Timur, Halsel.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita
Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis
KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron
Polda Banten Tangkap Kades di Serang dalam Pengembangan Kasus Narkotika
Bawas MA Perbarui Aturan Gratifikasi, Batas Pemberian Sesama Rekan Kerja Jadi Rp500 Ribu
PERS PROFESIONAL DAN PEMIMPIN BERINTEGRITAS: JANGAN UBAH KLARIFIKASI MENJADI KONFLIK
Anak Daerah Berkarya, Tapos Caang Akan Hadirkan Film “Sang Saka Merah Putih” Sambut HUT RI
MK Putuskan Anggaran Program MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN Berikutnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polres Lebak Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Orang Diamankan dan 55,30 Gram Barang Bukti Disita

Kamis, 17 September 2026 - 05:07 WIB

Polisi Tangkap Perempuan di Cilegon, Sita Sabu, Ekstasi, dan Tembakau Sintetis

Kamis, 17 September 2026 - 04:59 WIB

KPK Sebut Empat Tersangka Kasus Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Polda Banten Tangkap Kades di Serang dalam Pengembangan Kasus Narkotika

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Bawas MA Perbarui Aturan Gratifikasi, Batas Pemberian Sesama Rekan Kerja Jadi Rp500 Ribu

Berita Terbaru

Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sejumlah agenda kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pergantian pejabat strategis dan keputusan politik menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir.

Berita

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:54 WIB

Keterangan foto: Irjen Pol Asep Safrudin ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Bareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Syahardiantono berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Polri

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Gantikan Syahardiantono

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:48 WIB