SMSI Tinggalkan Dua Legasi Monumental saat HPN di Banten

- Kontributor

Senin, 9 Februari 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Serang,journalmedianews.com- ​Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, meresmikan dua infrastruktur sejarah pers pertama di Indonesia yang berlokasi di Provinsi Banten.

Kedua infrastruktur tersebut adalah Monumen SMSI di Kota Cilegon serta peletakan batu pertama Museum SMSI di Kabupaten Serang yang menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem media siber nasional.

Kehadiran dua fasilitas ini diyakininya melengkapi keberadaan Journalist Boarding School yang telah lebih dulu berdiri di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ​Firdaus pembangunan monumen dan museum ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pers yang utuh dan terintegrasi di Banten.

Firdaus menegaskan bahwa museum berfungsi sebagai wadah informasi masa lalu sekaligus jembatan informasi menuju masa depan.

Infrastruktur ini dirancangnya agar masyarakat pers tidak melupakan akar sejarah di tengah disrupsi digital yang masif.

​Pemilihan Banten sebagai lokasi pusat legasi ini menurut Firdaus didasari pada visi pengembangan kader jurnalis di masa depan.

Melalui lembaga pendidikan dan situs bersejarah yang ada, SMSI berupaya mencetak jurnalis yang memiliki kedalaman wawasan.

Hal ini menjadi krusial mengingat data Dewan Pers mencatat pertumbuhan media siber mencapai puluhan ribu, namun perlu dibarengi penguatan kualitas literasi sejarah.

​”Museum sebagai jembatan menuju masa akan datang, sehingga kita mencoba mendidik kader-kader jurnalis masa depan tanpa meninggalkan masa lalu,” katanya.

​Langkah ini juga menjadi upaya SMSI memberikan dampak nyata bagi masyarakat di luar kegiatan seremonial tahunan Hari Pers Nasional (HPN).

Kehadiran fisik monumen dan museum diharapkannya mampu menjadi daya tarik baru sekaligus ruang edukasi publik.

Firdaus menginginkan agar substansi HPN kali ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas maupun lingkungan sekitar pers.

Baca Juga  HPN 2026: Strategi Pers Hadapi Dominasi Media Sosial

​Integrasi antara sekolah jurnalis, monumen, dan museum ini diklaim sebagai bentuk nyata pembangunan karakter pers yang berkelanjutan.

Proses pendidikan kader jurnalis di Banten kini memiliki landasan historis yang kuat melalui bukti-bukti fisik yang disediakan.

Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat Banten dan Indonesia secara umum.

 

Jurnalis:Zaenal | Editor:Redaksi

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional
Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik
DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi
Laporan Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Presiden Prabowo, Yusril: Tebalnya Ribuan Halaman
Menhub: Puluhan Ribu Armada Disiapkan Layani Mudik Lebaran 2026
PBNU Resmi Instruksikan Qunut Nazilah Respon Agresi Militer Israel-As ke Iran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:16 WIB

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:03 WIB

DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:53 WIB

Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi

Berita Terbaru