Istana: Tak hanya SR, pemerintah renovasi 60.000 sekolah tahun 2026

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menjawab pertanyaan wartawan pada sela-sela kegiatannya mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menjawab pertanyaan wartawan pada sela-sela kegiatannya mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Jakarta (JMN) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menjelaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan Sekolah Rakyat (SR), karena pemerintah juga menargetkan merenovasi minimal 60.000 bangunan sekolah pada tahun 2026.

Kemudian, Prasetyo melanjutkan pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru, dan melengkapi sekolah-sekolah dengan peralatan belajar mengajar yang mutakhir, yaitu dengan mengirimkan papan tulis interaktif (IFP) ke sekolah-sekolah di berbagai daerah Indonesia.

“Di awal ide Sekolah Rakyat ini banyak pihak yang menyangsikan, tetapi kita terus berupaya, karena kita meyakini di satu sisi, sekolah-sekolah yang normal terus kita perbaiki. Tahun ini, kita targetkan akan kita renovasi minimal 60.000 sekolah,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Guru-guru juga terus kita perbaiki (kesejahteraannya, red.). Fasilitas pembelajaran juga terus kita perbaiki, salah satunya dengan kita membagikan interactive (flat) panel ke seluruh sekolah,” sambung Prasetyo.

Pras — sapaan akrab Prasetyo — kemudian melanjutkan pada tahun 2025 pemerintah telah menyalurkan papan tulis pintar itu ke 288.000 sekolah di berbagai daerah Indonesia.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan Sekolah Rakyat, Pras menegaskan SR merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan.

“Kita harus berpikir berani, dan berpikir out of the box untuk memutus mata rantai kemiskinan. Kita tidak bisa menunggu. Oleh karena itulah kita memberanikan diri untuk mewujudkan Sekolah Rakyat ini. Dan, hari ini, di Banjarbaru, kita memanfaatkan fasilitas dari Kementerian Sosial yang kita miliki, yang sekarang sudah bisa operasional di 166 sekolah,” kata Pras.

Pras kemudian melanjutkan pemerintah pada tahun 2026 menargetkan membangun Sekolah Rakyat di 104 lokasi.

Baca Juga  ​Inspektorat Pastikan Akuntabilitas Keuangan Agenda HPN 2026

“Mohon doa restunya, supaya kita di tahun ini akan membangun di 104 titik, Sekolah Rakyat yang ideal supaya proses pembangunan lancar, dan akan menampung lebih banyak lagi adik-adik kita yang bisa mengenyam pendidikan,” ujar Pras.

Di Banjarbaru, Senin pagi, Prasetyo Hadi mendampingi Presiden Prabowo meninjau Sekolah Rakyat Teintegrasi (SRT) 9 yang menempati bangunan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kementerian Sosial RI. Presiden Prabowo, usai berkeliling meninjau fasilitas Sekolah Rakyat, dan menemui murid-muridnya, lanjut meresmikan 166 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.

Sebanyak 166 Sekolah Rakyat itu telah menampung kurang lebih 15.000 murid dari berbagai jenjang, yaitu SD, SMP, sampai dengan SMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional
Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik
DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi
Laporan Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Presiden Prabowo, Yusril: Tebalnya Ribuan Halaman
Menhub: Puluhan Ribu Armada Disiapkan Layani Mudik Lebaran 2026
PBNU Resmi Instruksikan Qunut Nazilah Respon Agresi Militer Israel-As ke Iran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:16 WIB

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:03 WIB

DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:53 WIB

Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi

Berita Terbaru