Arogansi Pejabat Sapras dan TA P3MD Terhadap Wartawan: Sebuah Tinjauan Kritis

- Kontributor

Rabu, 25 September 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,25 September 2024– Kejadian yang memprihatinkan terjadi pada Rabu, 25 September 2024, ketika Dadan, seorang pejabat di bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) serta Tenaga Ahli (TA) P3MD, menunjukkan sikap arogan dan intimidatif terhadap jurnalis dari Jurnal Media. Tuduhan bahwa pemberitaan terkait pembangunan infrastruktur di beberapa desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, adalah hoax, menjadi pemicu utama insiden ini.

Dalam percakapan melalui telepon WhatsApp, Dadan menggunakan nada tinggi dan bahasa yang kurang pantas kepada awak media. Ia menuduh bahwa berita yang ditayangkan adalah hoax tanpa memberikan bukti yang jelas.

“Anda jangan mentang-mentang wartawan nulis berita seenaknya aja tanpa komunikasi dengan pihak terkait dulu. Kalau mau tayang berita, temui dulu saya biar jelas. Kalau mau tayang berita itu yang bagus, jangan tayang berita jelek omongan warga yang jelek-jelek dimasukin jadi berita. Beritakan yang bagus-bagus aja, jangan nyerang pribadi saya,” ucapnya dengan lantang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut menimbulkan kebingungan dan pertanyaan besar. Mengapa seorang pejabat yang seharusnya bekerja untuk kepentingan publik justru memaki-maki jurnalis yang menayangkan berita berdasarkan kondisi di lapangan dan aduan warga? Jika memang berita tersebut adalah hoax, mengapa tidak dilakukan pengecekan bersama dengan pihak dinas terkait dan awak media ke lokasi yang diberitakan?

Intimidasi Terhadap Jurnalis: Ancaman Terhadap Kebebasan Pers

Insiden ini mencerminkan ancaman serius terhadap kebebasan pers. Jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berdasarkan fakta kepada publik. Intimidasi dan tekanan dari pejabat publik tidak hanya merusak integritas jurnalis, tetapi juga menghambat hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.

Pentingnya Verifikasi dan Transparansi

Baca Juga  Dianggap Hina Profesi,Wartawan Dilebak Akan Tuntut Oknum Setap Desa Secara Hukum

Dalam situasi seperti ini, verifikasi dan transparansi menjadi kunci utama. Jika ada tuduhan bahwa sebuah berita adalah hoax, langkah yang seharusnya diambil adalah melakukan pengecekan fakta bersama antara pihak terkait dan jurnalis. Hal ini tidak hanya akan memperjelas kebenaran, tetapi juga membangun kepercayaan antara pejabat publik dan media.

Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai peran jurnalis dan pentingnya kebebasan pers. Pejabat publik harus lebih terbuka dan transparan dalam menghadapi kritik dan laporan dari media. Hanya dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih informatif dan demokratis.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Berita Terbaru

Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sejumlah agenda kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pergantian pejabat strategis dan keputusan politik menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir.

Berita

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:54 WIB

Keterangan foto: Irjen Pol Asep Safrudin ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Bareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Syahardiantono berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Polri

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Gantikan Syahardiantono

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:48 WIB