Jembatan Gantung Penghubung Antar Desa di Lebak Nyaris Roboh

- Kontributor

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Kondisi jembatan gantung di Kampung Nangklak, Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga, Lebak, Banten, nyaris roboh. Sebagian tali slingnya putus dan membuat jembatan menjadi miring.

Warga bernama Aswari mengatakan kondisi jembatan gantung sudah sering mengalami kerusakan dan diperbaiki oleh warga. Dia menyebutkan kondisi jembatan yang sudah miring sekitar satu bulan lalu.

“Sudah lama kondisinya memprihatinkan. Kalau lantai jembatan bolong atau ada kerusakan lain masyarakat gotong royong benerinnya. Kalau tali sling putus yang ini baru satu bulanan,” kata Aswari saat dimintai konfirmasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aswari menjelaskan, jembatan di atas Sungai Ciberang ini memiliki panjang 100 meter dengan lebar 1,2 meter. Jembatan ini menjadi akses warga dari Desa Margatirta di Kecamatan Cimarga dengan Desa Muncangkopong di Kecamatan Cikulur atau sebaliknya.

“Iya akses warga ke desa lain,” jelasnya.

Menurut Aswari, beberapa warga masih memilih menggunakan jembatan gantung untuk beraktivitas. Namun kendaraan harus melewati jalan alternatif lain.

“Ada jalan alternatif lain cuma jauh mutar lagi, jalan alternatifnya ke jalan yang buat TPAS kemarin. Motor lewat sana sekarang,” sambungnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kepala DPUPR Lebak Irvan Suyatupika mengatakan pemerintah tengah menghitung anggaran perbaikan untuk jembatan Nangklak. Irvan belum bisa menjelaskan detail rencana perbaikan jembatan tersebut.

“Sedang dihitung mudah-mudahan bisa direhab nanti diusulkan ke BTT. Kalau ada anggaran dan hasil penghitungan biayanya kecil semoga bisa di tahun ini,” kata Irvan.

 

 

Baca Juga  Dugaan Sunat Dana PIP di SDN 1 Ciparasi: Tanggungjawab Hukum dan Prilaku Moral Oknum Guru
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB