Satu Rumah di Megamendung Rusak Terdampak Longsor, Empat Penghuni Mengungsi

- Kontributor

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,journalmedianews.com– Sebuah rumah warga di Kampung Pakancilan, RT 04/03, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengalami kerusakan akibat terdampak longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat malam.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Beberapa bagian dinding roboh, lantai mengalami retakan, termasuk lantai teras yang tampak miring di bibir tebing bekas longsoran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Megamendung, ditambah kondisi tanah di lokasi kejadian yang labil.

“Panjang longsor kurang lebih 15 meter, tinggi sekitar 10 meter, dan lebar sekitar 5 meter,” ujar Adam dalam keterangannya, Jumat.

Akibat kejadian tersebut, satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di alamat yang sama. Rumah mereka dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.

“Rumah tidak bisa ditempati karena membahayakan dan kerusakan belum diperbaiki,” katanya.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, BPBD menilai diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas atau instansi terkait guna mencegah kerusakan bertambah, terutama apabila hujan kembali turun di wilayah tersebut.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat intensitas hujan tinggi.

 

Jurnalis: Miradjli | Editor:Redaksi

Baca Juga  Hujan Deras Picu Longsor di Cimapag, Sukabumi: Para Pengendara Diminta Waspada
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB