Dinkes Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perindukan Nyamuk DBD

- Kontributor

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di rumah warga. Kegiatan ini sebagai langkah pencegahan DBD dan edukasi pembasmian sarang nyamuk. (Dok. Puskesmas Poris Gaga Lama)

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di rumah warga. Kegiatan ini sebagai langkah pencegahan DBD dan edukasi pembasmian sarang nyamuk. (Dok. Puskesmas Poris Gaga Lama)

Serang – Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) masih perlu diwaspadai warga Kota Tangerang, terutama dengan banyaknya lokasi perindukan nyamuk Aedes aegypti di lingkungan rumah dan fasilitas umum.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni menyampaikan, sebagian besar kasus DBD berawal dari tempat penampungan air yang dibiarkan tergenang dalam waktu lama. Kondisi tersebut kerap ditemukan di sekitar permukiman warga.

“Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di air bersih yang tergenang. Tempatnya bisa berupa drum, tangki air, tempayan, bak mandi, WC, ember, hingga lubang pohon dan pelepah daun yang terisi air hujan,” ujar Dini, Kamis, 29 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, penampungan air di sekitar rumah sering kali luput dari pengawasan, padahal berpotensi besar menjadi sarang jentik nyamuk, terutama saat musim penularan DBD. Karena itu, pengendalian perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

“Sebagian besar perindukan nyamuk justru berasal dari lingkungan rumah sendiri. Pengendalian paling efektif dimulai dari sumbernya dengan memastikan tidak ada genangan air yang dibiarkan,” katanya.

Dinkes Kota Tangerang juga menyoroti sampah padat yang dapat menampung air hujan, seperti kaleng, botol bekas, dan wadah plastik. Warga diimbau tidak membiarkan sampah terbuka serta memperkuat pengelolaan sampah dengan pengumpulan dan pembuangan secara berkala.

 

Selain itu, lubang pohon, tempurung kelapa, dan pelepah daun turut berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menutup lubang pohon dengan tanah, mengubur tempurung kelapa, serta penggunaan larvasida temephos dengan dosis satu miligram per liter air jika ditemukan jentik.

“Masyarakat kami ajak meluangkan waktu minimal satu jam setiap minggu untuk membersihkan, menguras, dan menggosok tempat penampungan air di sekitar rumah. Langkah sederhana ini sangat berpengaruh dalam menekan risiko penularan DBD,” ucap dr. Dini.

Baca Juga  Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Dinkes Kota Tangerang berharap peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat menekan perkembangan nyamuk penular DBD dan menjaga kondisi kesehatan warga tetap aman.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari HST Geledah Empat Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Alkes Dinkes 2022
Ahli Gizi Dapur Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
H. Alwani Tunjukkan Kepemimpinan Humanis, Pelayanan Puskesmas Muncang Dipuji
Program CKG Jangkau 490 Ribu Warga, Lebak Peringkat Dua Terbaik di Banten
Kepala Puskesmas Muncang Turun Tangan Tangani Pasien
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:58 WIB

Kejari HST Geledah Empat Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Alkes Dinkes 2022

Rabu, 22 April 2026 - 01:16 WIB

Ahli Gizi Dapur Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

H. Alwani Tunjukkan Kepemimpinan Humanis, Pelayanan Puskesmas Muncang Dipuji

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:14 WIB

Dinkes Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perindukan Nyamuk DBD

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:53 WIB

Program CKG Jangkau 490 Ribu Warga, Lebak Peringkat Dua Terbaik di Banten

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya (kiri) bersama Kepala Satgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

BGN dan POLRI Saling Berkoordinasi Terkait Kasus Dugaan Jual Beli Titik Lokasi SPPG

Senin, 25 Mei 2026 - 11:17 WIB