Scroll untuk baca artikel
News Banner 325x300
Berita Utama

Fakta dalam Setiap Berita

Menyajikan informasi akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.

IMG-20260223-033626
Kabar Daerah

KOMPAK Desak Bupati Lebak Copot Plt Kepala Dinkes, Soroti Dugaan Pungli dan Buruknya Pelayanan Puskesmas

678
×

KOMPAK Desak Bupati Lebak Copot Plt Kepala Dinkes, Soroti Dugaan Pungli dan Buruknya Pelayanan Puskesmas

Sebarkan artikel ini

Lebak — Kelompok Masyarakat Anti Korupsi (KOMPAK) mendesak Bupati Lebak untuk segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak. Desakan itu muncul karena dinilai kinerja Plt Kepala Dinkes tidak maksimal dan hanya fokus pada pencitraan, sementara pelayanan kesehatan di berbagai puskesmas masih dikeluhkan masyarakat.

“Kita bicara fakta. Pada 30 Oktober 2025 lalu terjadi peristiwa memilukan, seorang ibu rumah tangga bernama Riah, warga Kampung Cimaung, Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, meninggal dunia usai mendapat perawatan di Puskesmas Leuwidamar. Hingga kini belum ada kejelasan terkait penanganan dan sanksi atas dugaan kelalaian medis tersebut,” ungkap Juhri, Penggerak KOMPAK, Kamis (6/11/2025).

Red-and-Black-Bold-Minimalist-News-Update-Instagram-Reels-Video

Menurut Juhri, Plt Kepala Dinkes yang mendapat amanah dari Bupati Lebak seharusnya mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, terutama dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh puskesmas di wilayah Lebak.

“Pejabat publik itu harus memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Tapi faktanya, masih banyak keluhan dari masyarakat, dan ini menunjukkan lemahnya pengawasan di internal Dinas Kesehatan,” ujarnya.

KOMPAK juga menyoroti adanya pemberitaan terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen pegawai di Puskesmas Cikumpai. Dugaan praktik setoran uang itu dinilai mencoreng integritas dunia kesehatan di Kabupaten Lebak.

“Hingga sekarang belum jelas siapa pelaku dan penerimanya. Kami tidak akan membiarkan kasus ini menguap begitu saja. Jangan sampai karena ada kedekatan dengan kekuasaan, persoalan ini dibiarkan tanpa penegakan hukum,” tegas Juhri.

Ia menambahkan, pimpinan Dinas Kesehatan seharusnya tidak hanya sibuk melakukan pencitraan di media, melainkan fokus pada peningkatan pelayanan publik dan pembenahan internal.

“Pencitraan itu mudah, tapi menjaga amanah jabatan jauh lebih penting. Jika memang tidak mampu bekerja dengan baik, lebih baik mengundurkan diri. Kami mendesak Bupati Lebak segera mencopot Plt Kepala Dinkes dan melakukan pemeriksaan khusus terhadap dugaan pungli di Puskesmas Cikumpai,” pungkasnya.

 

Banner Google-style Bergerak
Update berita nasional: Pasar saham melonjak • Opini menarik: Tips sukses menulis artikel • Event JournalMediaNews minggu ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get it on Google Play TikTok YouTube Facebook Instagram WhatsApp