Gotong Royong Warga Taktakan, Jalan Lingkungan 30 Meter Selesai Dibeton

- Kontributor

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang,journalmedianews.com – Jalan lingkungan yang selama ini berlubang dan kerap tergenang, kini berubah mulus. Warga RW 06 Perumahan Safira, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, merayakannya dengan tasyakuran sederhana usai salat tarawih, Sabtu, 28 Februari 2026 malam.

Perbaikan jalan utama sepanjang 30 meter dengan lebar 5 meter itu dibiayai dari swadaya warga RT 04 dan RT 05. Betonisasi dilakukan setelah kondisi jalan dinilai semakin rusak dan membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan.

Ketua RW 06 Safira, Ardi mengatakan, inisiatif perbaikan muncul dari keresahan bersama. Jalan tersebut merupakan akses utama warga sehingga perbaikannya tidak bisa lagi ditunda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya kami berpikir menggunakan kas RW, tapi dananya terbatas. Akhirnya muncul usulan dari tokoh masyarakat untuk membuka donasi partisipasi warga. Alhamdulillah responsnya baik,” kata Ardi di lokasi kegiatan.

Menurutnya, partisipasi warga bukan hanya soal iuran, tetapi juga keterlibatan langsung dalam proses pengerjaan. Sejumlah warga ikut membantu saat pengecoran dilakukan.

“Kalau ikut urunan, meski hanya beberapa ratus ribu rupiah, rasa memiliki itu tumbuh. Jadi nanti sama-sama dijaga supaya awet,” ujarnya.

Tasyakuran digelar sederhana, diawali doa bersama dan makan bersama. Suasana kebersamaan terasa kuat di antara warga yang selama proses pembangunan turut bergotong royong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Juhri. Ia menilai kekompakan warga menjadi contoh solusi cepat di tengah keterbatasan anggaran infrastruktur daerah.

“Anggaran infrastruktur Kota Serang memang terbatas. Ketika warga bisa bergerak bersama seperti ini, hasilnya nyata dan langsung dirasakan,” kata Juhri.

Meski demikian, ia tetap mengusulkan sejumlah kebutuhan lingkungan Safira dalam pokok-pokok pikiran (pokir) dewan untuk tahun anggaran 2027. Salah satunya pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Baca Juga  Jalan Menuju Kemajuan: Mengatasi Infrastruktur yang Terabaikan di Lebak

“Kami sudah ajukan sejak Musrenbang 2025, termasuk soal TPU di Safira. Tahun ini belum terealisasi, mudah-mudahan 2027 bisa disetujui,” ujarnya.

Selain jalan, kebutuhan mendesak lain adalah pemagaran dan akses menuju lahan makam baru. Warga bersama perwakilan dewan berencana kembali menggerakkan swadaya sambil menunggu keputusan anggaran pemerintah.

Betonisasi jalan utama RW 06 Safira dengan luas sekitar 150 meter persegi itu menelan biaya belasan juta rupiah. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong, menjadi bukti kekuatan solidaritas warga di tengah keterbatasan.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB