Minta Jatah Proyek Rp 5 Triliun Oleh Oknum Kadin Cilegon Polisi Periksa Lima Orang Saksi

- Kontributor

Sabtu, 17 Mei 2025 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten,16 Mei 2025 | Polda Banten melalui Direktorat Kriminal Umum terus menyelidiki terkait video oknum yang mengatasnamakan Kadin Kota Cilegon yang meminta jatah proyek Rp 5 triliun. Polisi telah memeriksa lima orang sebagai saksi.

Dirkrimum Polda Kombes Dian Setyawan menyebutkan pihaknya sudah membuat laporan informasi berdasarkan video yang beredar dan menerbitkan sprin penyelidikan. Lima orang sudah diperiksa sebagai saksi, yaitu Ketua Kadin Kota Cilegon dan empat orang dari pihak PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan PT Chengda.

“Kemarin kita sudah melaksanakan pemeriksaan 5 orang saksi,” ujar Dian kepada wartawan, Jumat (16/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dian menerangkan, hari ini pihaknya juga sudah memanggil 8 orang sebagai saksi. Kendati demikian, Dian belum membeberkan kehadiran para saksi.

“Nanti kita lihat aja, mudah-mudahan yang bersangkutan hadir,” paparnya.

Dian juga menyebutkan setiap orang yang ada di video tersebut akan diperiksa. Termasuk orang yang melakukan pengancaman.

“Betul, jadi pemeriksaan adalah terkait masalah orang-orang yang berada dalam video tersebut, kita minta keterangan,” paparnya.

Polda Banten kemudian akan melakukan gelar perkara. Dalam gelar perkara itu, nantinya ditentukan apakah hal tersebut masuk unsur pidana atau tidak.

“Apabila ditemukan tindak pidana, otomatis ya akan kita tingkatkan menjadi laporan polisi, kita menindaklanjuti dengan penyidikan dan kita tentu akan proses itu tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku,” paparnya.

Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto sudah membentuk tim untuk menyelidiki kasus oknum anggota Kadin Kota Cilegon yang diduga meminta proyek senilai Rp 5 triliun. Polisi akan melakukan langkah hukum apabila ditemukan unsur tindak pidana.

Suyudi menegaskan Polda Banten merupakan bagian dari Satgas Percepatan Investasi. Karena itu, pihaknya berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor.

Baca Juga  Pengedar Sianida Untuk Penambang Emas Ilegal di Lebak Ditangkap Ditreskrimsus Polda Banten

“Dengan adanya video viral kemarin, kami dari Polda Banten akan menurunkan tim dan melakukan upaya penyelidikan,” ujar Irjen Suyudi seusai rapat koordinasi di Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Rabu (14/5/) kemarin.

Ia menyatakan polisi akan menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam kasus ini. Setiap unsur tindak pidana, menurut dia, akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Apabila ada dugaan tindak pidana, apalagi yang mengganggu percepatan investasi di negeri ini, kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan serta menindak secara hukum,” katanya.

Sebelumnya, berdasarkan unggahan video akun X @Nenk******, tampak sejumlah pihak yang diduga berasal dari Kadin Cilegon dan ormas setempat bertemu dengan perwakilan Chengda Engineering Co, kontraktor proyek pembangunan pabrik CA-EDC. Dalam video itu, seorang pria berpakaian putih terdengar meminta jatah proyek hingga Rp 5 triliun.

“Tanpa ada lelang, porsinya harus jelas. Rp 5 triliun untuk Kadin, Rp 3 triliun untuk Kadin,” ujar pria yang mengaku sebagai anggota Kadin Cilegon, dikutip Selasa (13/5).

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terbaru

Keterangan foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sejumlah agenda kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Sejumlah pergantian pejabat strategis dan keputusan politik menjadi perhatian sepanjang sepekan terakhir.

Berita

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:54 WIB

Keterangan foto: Irjen Pol Asep Safrudin ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Bareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Syahardiantono berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Polri

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Gantikan Syahardiantono

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:48 WIB