Kebakaran Hebat Melanda Pondok Pesantren di Desa Bolang, Kecamatan Malingping

- Kontributor

Kamis, 19 September 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten – Sebuah kebakaran hebat terjadi di Pondok Pesantren Al-Istikomah yang berlokasi di Kampung Kadugawir, Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Kamis, 19 September 2024.

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang mengakibatkan satu rumah dan enam kamar kobong santri habis terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai minimal Rp 120 juta.

Foto: Kondisi Fasilitas Pondok pesantren yang jadi korban kebakaran

Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Api pertama kali muncul di salah satu kamar kobong santri dan dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan pondok dan rumah semi permanen di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu santri, Rendi Saputra, yang berada di dalam kobong saat kejadian, mengaku terkejut ketika api tiba-tiba muncul dan langsung membesar.

“Saya kaget karena api langsung membesar, saya pun lari keluar dan meminta tolong,” ujarnya.

Tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Lebak segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terus berkobar.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, seluruh bangunan pondok dan isinya, termasuk kitab-kitab santri, hangus terbakar.

Kepala Desa Bolang, Bapak Ahmad, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu para santri dan pengurus pondok pesantren yang terkena musibah,” ujarnya.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting listrik, terutama di bangunan-bangunan yang padat penghuni seperti pondok pesantren.

Diharapkan, kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Baca Juga  Selain Dugaan Melanggar Ketentuan, Pengusaha Wifi di Cibadak Juga Pasang Kabel Optik di Tiang Milik PT PLN
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Berita Politik Pilihan Sepekan yang Menarik Dibaca
Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK
PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202
DPRD Banten Soroti Dugaan Selisih Dana BOS Rp19,26 Miliar, Minta Audit Investigatif
IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Daftar Harta Kekayaan 26 Anggota Wantimpres Berdasarkan LHKPN KPK

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

PWI Pusat Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Prabowo Instruksikan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tutup Pendidikan dan Lantik 1.452 Prajurit Dikmata Infanteri Gelombang II TA 202

Berita Terbaru

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB