Pasca Viral Video Pengeroyokan Ustadz Muhyi: Keluarga Batak Bersatu Sowan ke Ulama Kharismatik Abuya Muhtadi

- Kontributor

Sabtu, 6 April 2024 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang,|Journalmedianews.com-Setelah video pengeroyokan terhadap seorang ustaz Muhyi asal Pandeglang viral, keluarga Batak Banten Bersatu (BBB) melakukan kunjungan ke Ulama kharismatik Abuya Muhtadi di Kampung Cidahu, Kecamatan Cadasari, Pandeglang.

Dalam pertemuan yang penuh makna ini, Abuya Muhtadi tampak mengenakan kain Ulos Batak sebagai simbol doa, ikatan cinta, dan tanda persahabatan serta persaudaraan.

Pendeta Praeses HKBP Distrik XXI Provinsi Banten, Juniaster Hutauruk, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarumat beragama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk bertukar masukan, terutama setelah peristiwa viral yang terjadi di media sosial dan media massa,” ungkapnya.

Abuya Muhtadi, yang dikenal sebagai sosok yang pendamai dan penyejuk, menyambut kunjungan ini dengan hati yang hangat dan penuh kasih. Tausyiah yang beliau sampaikan memberikan ketenangan bagi warga Pandeglang.

Dalam suasana yang akrab, harapan kedepannya adalah agar suku Batak dan suku Banten tetap bekerjasama dengan baik dan menjaga kesatuan.

Juru Bicara Abuya Muhtadi, Lili, mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama dan komunitas keluarga Batak atas kunjungan mereka. Ia berharap tokoh agama dapat memberikan edukasi kepada orang pendatang, terutama oknum bank keliling, agar arahnya tetap positif dan baik.

Menurutnya, yang bisa membuat baik atau buruknya orang-orang Batak ini hanya dari gurunya atau pimpinan komunitasnya yang bisa mengarahkan sehingga hal itu tak terjadi kembali.

“Kami ini dari kasepuhan Pandeglang hanya bisa mengingatkan agar aktivitas yang dilakukan berada di Pandeglang itu tidak arogan serta tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran,” tuturnya.

Ia menjelaskan, apa yang disampaikan oleh Abuya Muhtadi, beliau tetap menjunjung tinggi toleransi antar suku maupun umat beragama. “Karena mau diapakan bangsa kita Banten ini kalau misalkan sampe terjadi kerusuhan, harapan Abuya tetap bersatu menjunjung toleransi dalam koridor NKRI,” jelasnya.

Baca Juga  Program Bantuan UPPO Poktan Tani Makmur Diduga Jadi Ajang Korupsi Ketua Poktan

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Anak Daerah Berkarya, Tapos Caang Akan Hadirkan Film “Sang Saka Merah Putih” Sambut HUT RI
PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas
Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti
Baru Sebulan Dilantik, Kepala BGN Nanik Deyang Pilih Mundur
Forum Pemred Nilai Respons Hotman Paris kepada Wartawan Tidak Profesional

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Anak Daerah Berkarya, Tapos Caang Akan Hadirkan Film “Sang Saka Merah Putih” Sambut HUT RI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:38 WIB

PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”

Berita Terbaru

Ilustrasi pengungkapan laboratorium narkoba rahasia di Kabupaten Pidie, Aceh. Kapolri memaparkan kronologi penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan narkotika lintas negara dengan barang bukti sekitar 1,2 ton bruto, berupa sabu cair dan sabu kristal.

⚖️ Hukum & Kriminal

Jaringan Narkoba Lintas Negara Terbongkar, Polisi Sita 1,2 Ton Barang Bukti

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:41 WIB

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB