Rencana Galian Pasir di Blok Cilalay Mendapat Protes Keras Dari Warga

- Kontributor

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | Journalmedianews, – Rencana akan dibukanya aktivitas galian pasir yang berlokasi di Blok Cilalay 13 Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang mendapat protes keras warga sekitar lokasi.

Pasalnya, akses jalan keluar masuk lokasi tambang tersebut menggunakan Jalan Poros Desa yang menghubungkan dua desa antar Kabupaten yaitu Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung dan Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang.

Salah satu tokoh masyarakat, KH. Nurdin menyampaikan ke awak media bahwa masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut menolak keras adanya rencana galian pasir di blok Cilalay.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentuk protes keras warga berupa Aksi unjuk Rasa pada Selasa, 14 Mei 2024. Warga memaksa keluar alat berat yang sedang dioperasikan.

“Saya beserta Tokoh dan Masyarakat lainnya termasuk pimpinan lembaga pendidikan yang tidak jauh berada dari lokasi tambang tersebut menyatakan sikap harga mati menolak adanya aktifitas tambang pasir,

Hal tersebut dikarenakan akses jalan yang digunakan akan hancur. Sekarang saja, tanpa ada galian pasir, jalan poros desa tersebut kondisinya Rusak parah,tidak nyaman untuk dilalui, apa lagi nanti ada galian pasir, tidak terbayangkan” jelas KH. Nurdin, pada awak media, Kamis, (16/05.2024)

Di tempat terpisah, salah satu Pemerhati lingkungan yang juga Sekretaris Rajawali Garda Pemuda Indonesia DPW Kabupaten Lebak, Ade Irawan menyoroti serius persoalan akan dibukanya aktivitas galian pasir yang berlokasi di Blok Cilalay itu.

” Informasi yang saya peroleh, Berdasarkan tata ruang Kabupaten Serang, Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan peruntukannya bukan untuk galian pasir. Jika Benar demikian, maka adanya Aktifitas galian pasir melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Serang Tentang Rencana Umum Tata Ruang.

Jika pengusaha memaksakan kehendak, bukan tidak mungkin saya akan berdiri bersama masyarakat untuk menentang rencana galian Pasir di Blok Cilalay tersebut” tegas Ade Irawan. (***)

Baca Juga  Diduga Sarat Penyimpangan, Proyek Jalan Desa Nangerang Dikeluhkan Warga
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB