Pembersihan Jalan oleh Perusahaan Galian di Serang, Wujud Kepedulian terhadap Keselamatan Masyarakat

- Kontributor

Senin, 7 Juli 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang,Senin, 7 Juli 2025 |Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, PT Wahyu Putra Mulya melakukan aksi pembersihan jalan di wilayah Desa Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilakukan menyusul keluhan warga terkait dampak aktivitas pertambangan di sepanjang jalur Palima–Cinangka.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembersihan jalan dilakukan menggunakan mobil tangki air yang menyemprotkan air ke badan jalan guna mengurangi debu akibat lalu lintas truk pengangkut hasil tambang. Debu yang beterbangan selama ini dikeluhkan warga karena mengganggu visibilitas pengendara dan berpotensi menimbulkan polusi udara serta gangguan kesehatan seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas).

Tampak sejumlah pekerja tambang secara aktif melakukan penyemprotan di area yang paling terdampak debu. Warga menyambut baik langkah ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau jalan disemprot rutin seperti ini, debunya nggak terlalu parah. Harapannya bisa dilakukan terus agar pengguna jalan lebih nyaman,” ujar salah satu pengendara yang melintas.

Di Desa Pancanegara sendiri terdapat tiga perusahaan galian yang aktif beroperasi, yakni PT Wahyu Putra Mulya di Kampung Rancabunar, PT Telaga Kencana Prima yang berlokasi dekat kantor desa, dan CV Pabuaran Sentosa di bawah Kampung Ciwadas. Namun, dari ketiga perusahaan tersebut, hanya PT Wahyu Putra Mulya yang terpantau aktif melakukan langkah mitigasi dampak lingkungan seperti pembersihan jalan.

Sementara itu, dua perusahaan lainnya—CV Pabuaran Sentosa dan PT Telaga Kencana Prima—belum terlihat melakukan upaya serupa. Padahal, menurut keterangan sejumlah warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, aktivitas kedua perusahaan tersebut justru memiliki dampak paling besar terhadap lingkungan, terutama akibat tingginya intensitas kendaraan muatan yang melintas.

Baca Juga  Organisasi Sosial Bersatu untuk Bantu Korban Bencana di Sukabumi

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak CV Pabuaran Sentosa dan PT Telaga Kencana Prima terkait tanggung jawab mereka terhadap dampak lingkungan.

Dalam keterangan resminya, manajemen PT Wahyu Putra Mulya menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan jalan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional mereka.

Media akan terus memantau perkembangan di lapangan dan mendorong agar seluruh pelaku usaha tambang mengedepankan prinsip tanggung jawab sosial, tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB