Scroll untuk baca artikel
Journal-Media-nes
https://www.effectiveratecpm.com/zq4s6cex?key=1e1190f2e60de2e28cae5a341d9fb94d
Kabar Daerah

Anggota DPRD Provinsi Fraksi PDIP M Jaenudin Kunjungi Mahasiswa Korban Aksi Tolak UU TNI di Sukabumi

43
×

Anggota DPRD Provinsi Fraksi PDIP M Jaenudin Kunjungi Mahasiswa Korban Aksi Tolak UU TNI di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Foto: Anggota DPRD Provinsi Fraksi PDI Perjuangan H.M.Jaenudin,S.Ag,.M.H saat Mengunjungi Seorang Mahasiswa M.Zaki yang menjadi korban kekerasan saat aksi penolakan pengesahan undang-undang TNI baru di RSUD Syamsudin Kota Sukabumi

FotoSukabumi,26 Maret 2025 | Haji Muhammad Jaenudin S.AG.MH Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat dari PDI Perjuangan, mengunjungi M. Zaki, seorang mahasiswa yang menjadi korban dugaan kekerasan saat aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang TNI di Kota Sukabumi.

Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 11.00 WIB di RSUD R. Syamsudin SH.

Red-and-Black-Bold-Minimalist-News-Update-Instagram-Reels-Video

Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asyari, dan Ketua DPC PDIP Kota Sukabumi, Iwan Adhar Ridwan.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perhatian Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, terhadap kasus tersebut.

Muhammad Jaenudin, yang juga seorang aktivis pada masanya, memberikan dukungan moral dan bantuan kepada Zaki.

Bantuan tersebut berupa uang dan bingkisan untuk keperluan perawatan, serta komitmen untuk menanggung biaya pengobatan.

“Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri memberikan atensi khusus, sehingga kami ditugaskan untuk menjenguk Zaki,” ujar Jaenudin, yang akrab disapa Jay, kepada awak Media.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini juga atas penugasan Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono dan juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dr Ribka Tjiptaning P.A.AK.

Muhammad Jaenudin berharap Zaki segera pulih dan kembali normal. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk membantu meringankan biaya pengobatan.

“Yang penting, Zaki bisa pulih dan kembali normal,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa agar tetap semangat menyampaikan aspirasi, dan kepada aparat kepolisian agar tidak bertindak arogan dan represif. Jaenudin mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban.

“Mahasiswa yang menyampaikan aspirasi sipil tidak bersenjata, seharusnya tidak terjadi kekerasan,” tandasnya. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Konten-Facebook-Berita-Umum-Kutipan-Merah-Putih-1
Baca Juga  Desa Sukamaju Gelar Penyuluhan DBD Tingkatkan Kesadaran Lingkungan dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole