Loading ...
Warga mengaku resah akibat limbah dari aktivitas dapur yang disebut menimbulkan bau tidak sedap dan dikhawatirkan mencemari lingkungan sekitar.
“Baunya cukup menyengat, terutama pada pagi hingga siang hari saat aktivitas dapur meningkat. Kami khawatir limbahnya meresap ke tanah,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga, hingga kini belum terlihat adanya sistem pengolahan limbah yang memadai di lokasi tersebut.
Air buangan dari dapur diduga langsung dialirkan ke saluran pembuangan tanpa melalui proses pengolahan sesuai standar sanitasi.
Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait dampak jangka panjang terhadap kesehatan warga dan kualitas lingkungan, khususnya sumber air di sekitar permukiman.
Secara regulasi, dapur SPPG yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG diwajibkan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi, termasuk memiliki fasilitas IPAL guna mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah pengolahan makanan.
Warga berharap pihak pengelola segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut tanpa menghambat jalannya program pemerintah.
“Kami tidak menolak programnya, tetapi dampak lingkungannya juga harus diperhatikan. Jangan sampai masyarakat sekitar yang dirugikan,” kata warga lainnya.
Sementara itu, Kepala SPPG saat ditemui awak media menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan pembangunan IPAL kepada yayasan yang menaungi operasional dapur tersebut.
“Saya sudah mengajukan permohonan terkait pembangunan IPAL kepada pihak yayasan dan kemungkinan akan direalisasikan dalam beberapa minggu ke depan. Di sini saya juga tidak bisa berbuat banyak karena semuanya kembali kepada pihak yayasan,” ujarnya.
Ia juga menyebut sebelum dapur mulai beroperasi, pihaknya telah melakukan koordinasi dan meminta izin kepada pengurus lingkungan setempat.
“Sebelum dapur ini beroperasi, saya juga sudah meminta izin kepada RT dan RW,” tambahnya.
Masyarakat meminta Pemerintah Desa Cigombong, pihak Kecamatan Cigombong, serta dinas terkait di Kabupaten Bogor segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan lingkungan dan sanitasi.
Penulis : Dahlia Octavia
Editor : Zaenal









