Bogor, Tanah Sareal – Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin, yang akan segera dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, telah mengumumkan rencana pembentukan tim transisi. Tim ini akan terdiri dari gabungan partai pengusung serta anggota tim sukses (timses), dengan tambahan beberapa profesional dari berbagai bidang.
“Sedang kita bahas. Nanti kita umumkan,” ujar Dedie Rachim usai rapat Paripurna di DPRD Kota Bogor. Tim transisi ini akan segera mengadakan rapat bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang saat ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.
“Secara resmi setelah pengumuman ini kami diundang hari Rabu untuk ikut dalam Rapim di Pemkot,” tambah Dedie. Tim transisi ini akan bertugas untuk berdiskusi dan menyiapkan dokumen-dokumen penting terkait pelaksanaan perubahan anggaran dan berbagai keperluan lainnya.
Dedie Rachim juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dijalankan oleh Pj Wali Kota. “Keberlanjutan adalah komitmen kita. Dalam janji politik tidak ada yang bombastis, artinya sejak awal kami mengukur kemampuan keuangan daerah dan kinerja yang bisa diejawantahkan dalam bentuk kerja nyata,” jelasnya. Program-program ini nantinya akan dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan diusulkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).
Namun, Dedie Rachim belum bisa memastikan tanggal pelantikan mereka. “Kami berdua tinggal menunggu jadwal pelantikan, apakah tanggal 10 Februari atau setelahnya, kami menyerahkan keputusan dari pusat,” ujarnya.
Dengan pembentukan tim transisi ini, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin berharap dapat memulai masa jabatan mereka dengan persiapan yang matang dan terencana, demi kemajuan Kota Bogor yang lebih baik.