Trump Desak Ukraina Akhiri Perang, Zelensky Dapat Dukungan Eropa Jelang Pertemuan di Gedung Putih

- Kontributor

Senin, 18 Agustus 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington DC, Indonesia – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait konflik antara Ukraina dan Rusia. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (17/8), Trump mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk segera menyelesaikan negosiasi damai guna mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

“Presiden Ukraina Zelenskyy bisa mengakhiri perang dengan Rusia hampir seketika, jika ia mau, atau ia bisa terus bertempur,” tulis Trump. Ia juga menyinggung isu Crimea dan keanggotaan Ukraina dalam NATO. “Tidak ada pengembalian Crimea yang diberikan oleh Obama dan TIDAK ADA UKRAINA MASUK NATO. Beberapa hal tidak pernah berubah!!!” tambahnya.

Pernyataan Trump tersebut muncul menjelang pertemuan penting antara dirinya dan Zelensky yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Putih pada Senin (18/8). Uniknya, Zelensky tidak datang sendiri. Ia membawa serta sejumlah pemimpin penting dari Eropa dalam kunjungan bersejarah ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Finlandia Alexander Stubb, dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dilaporkan turut serta mendampingi Zelensky dalam lawatannya ke Washington.

Pertemuan ini disebut sebagai upaya bersama untuk mendorong resolusi damai dan membahas langkah konkret mengakhiri konflik dengan Rusia. Para pemimpin Eropa berharap pertemuan tersebut dapat membuka jalan bagi negosiasi keamanan yang lebih luas, termasuk kemungkinan pakta pertahanan yang menyerupai NATO untuk Ukraina.

Sebelumnya, Trump telah mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska. Hasil dari pembicaraan tersebut menunjukkan perubahan pendekatan dari Trump, yang kini lebih mendorong terciptanya perdamaian permanen ketimbang gencatan senjata jangka pendek.

Baca Juga  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

“KEMAJUAN BESAR PADA RUSIA. TUNGGU BERITANYA!” tulis Trump kembali di Truth Social, tanpa memberikan rincian tambahan.

Meski sejumlah pemimpin Eropa hadir di Washington, belum ada konfirmasi resmi berapa banyak dari mereka yang akan benar-benar hadir dalam pertemuan langsung di Gedung Putih bersama Trump dan Zelensky.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Super Strategis
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Tuban
Kejagung didorong terapkan yurisdiksi universal untuk kasus Palestina
Misi Kemanusiaan Garuda Merah Putih-II di Gaza, Kado Indonesia di HUT ke-80 RI
Irak Mulai Gali Kuburan Massal Diduga Korban Kekejaman ISIS
Jenderal Top Rusia Kehilangan Anggota Tubuh Akibat Serangan Berani Ukraina di Kursk
Pemerintah Akan Tarik Utang Rp 781,9 Triliun di 2026, Mayoritas dari SBN
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:29 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Super Strategis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:36 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Tuban

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:40 WIB

Kejagung didorong terapkan yurisdiksi universal untuk kasus Palestina

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:35 WIB

Misi Kemanusiaan Garuda Merah Putih-II di Gaza, Kado Indonesia di HUT ke-80 RI

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:29 WIB

Irak Mulai Gali Kuburan Massal Diduga Korban Kekejaman ISIS

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB