Scroll untuk baca artikel
News Banner 325x300
Berita Utama

Fakta dalam Setiap Berita

Menyajikan informasi akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.

IMG-20260223-033626
Kabar Daerah

Swadaya Warga Dua Desa Cor Jalan Kabupaten Ciparasi–Majasari di Tengah Hujan

313
×

Swadaya Warga Dua Desa Cor Jalan Kabupaten Ciparasi–Majasari di Tengah Hujan

Sebarkan artikel ini
Foto : Warga yang tergabung dalam KSM SIMASUKMA bersama Paguyuban Driver Sobang (PDS) melakukan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, secara swadaya di tengah hujan, Sabtu (20/12/2025).

LEBAK,JMN —Di tengah hujan yang turun hampir sepanjang hari, ratusan warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, bergotong royong mengecor Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Sabtu (20/12/2025). Jalan tersebut merupakan ruas jalan kabupaten yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.

Warga yang tergabung dalam KSM SIMASUKMA bersama Paguyuban Driver Sobang (PDS) melakukan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, secara swadaya di tengah hujan, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan pengecoran dilakukan oleh Kelompok Masyarakat Swadaya (KSM) SIMASUKMA yang beranggotakan warga Desa Ciparasi, Majasari, dan Sukamaju. Aksi ini dipelopori Paguyuban Driver Sobang (PDS) dan sepenuhnya dibiayai dari swadaya serta iuran masyarakat, tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Red-and-Black-Bold-Minimalist-News-Update-Instagram-Reels-Video

Sejak pagi, warga terlihat mengangkut material, mencampur semen, dan melakukan pengecoran di sejumlah titik jalan yang dinilai paling rusak. Meski hujan mengguyur dan kondisi jalan berlumpur, aktivitas gotong royong tetap berlangsung hingga siang hari.

Perwakilan KSM SIMASUKMA menyampaikan bahwa jalan yang diperbaiki berstatus sebagai jalan Kabupaten Lebak. Namun, keterbatasan anggaran pemerintah mendorong masyarakat untuk mengambil inisiatif agar akses transportasi warga tetap dapat digunakan, terutama saat musim hujan.

“Ini murni swadaya masyarakat. Kami hanya berupaya memperbaiki bagian jalan yang kerusakannya paling parah agar masih bisa dilalui,” ujar perwakilan KSM di lokasi kegiatan.

Menurut warga, kondisi Jalan Lintas Ciparasi–Majasari yang memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum tersentuh perbaikan menyeluruh. Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan antar desa serta menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Meski dilakukan secara swadaya, warga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah. Sebaliknya, gotong royong ini dipandang sebagai bentuk partisipasi dan dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Namun demikian, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan.

Mereka mengusulkan agar pada Tahun Anggaran 2026, Jalan Lintas Desa Ciparasi–Desa Majasari dapat dianggarkan untuk betonisasi secara menyeluruh.

“Kami berharap perbaikan jalan ini bisa menjadi prioritas, agar akses warga lebih aman dan slogan pembangunan daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata warga lainnya.

Aspirasi tersebut disampaikan dengan tetap menjunjung rasa hormat dan kepercayaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak sebagai pemegang mandat pembangunan daerah.

Banner Google-style Bergerak
Update berita nasional: Pasar saham melonjak • Opini menarik: Tips sukses menulis artikel • Event JournalMediaNews minggu ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get it on Google Play TikTok YouTube Facebook Instagram WhatsApp